| Tunjangan Tiga Anggota DPRD Riau Dipangkas |
| Jumat, 04 Juli 2008 | |
|
PEKANBARU (RP) -Non aktif sebagai Anggota DPRD Riau, tiga Anggota DPRD Riau yang mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Riau 2008-2013, harus menerima konsekwensi, dipangkas sejumlah item tunjangan.
‘’Terhitung mulai 1 Juli ini, sejumlah tunjangan yang diberikan ke tiga anggota DPRD Riau tersebut akan dipangkas, atau tidak diberikan lagi. Karena ketiganya sudah non aktif,’’ ungkap Sekretaris DPRD Riau, Nazief Soesila Dharma, Kamis (3/7). Tiga anggota DPRD Riau yang non aktif dan mengajukan cuti ini, diantaranya Ketua DPRD Riau drh H Chaidir MM, Wakil Ketua DPRD Riau Suryadi Khusaini dan Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) Taufan Andoso Yakin. Pemangkasan kata Nazief, akan dilakukan selama masa cuti yang bersangkutan, dan akan diberikan kembali bila yang bersangkutan sudah aktif kembali beraktivitas di DPRD Riau. Disinggung soal jenis tunjangan yang dipangkas tersebut, Nazief menerangkan, ketiga sosok tersebut mendapat perlakuan berbeda. ‘’Untuk Chaidir dan Suryadi karena menjabat sebagai pimpinan DPRD Riau, mendapat perlakuan berbeda dalam hal pemangkasan tunjangan dengan Taufan yang menjabat sebagai anggota,’’ jelasnya. Tunjangan yang dipangkas untuk Chaidir dan Suryadi jelas Nazief, yakni menyangkut Tunjangan Biaya Operasional Pimpinan (BOP), Tunjangan Komunikasi Intensif (TKI), serta sejumlah tunjangan lain seperti dukungan kegiatan perjalanan dinas, biaya konsultasi ke Depdagri atau DPR RI, kunjungan ke daerah-daerah, biaya pendidikan, dan sejumlah tunjangan yang dikenakan dalam kapasitas sebagai anggota DPRD Riau. Sedangkan bagi Taufan, hal serupa juga dikenakan pemangkasan, kecuali untuk tunjangan BOP yang hanya diberikan ke pimpinan dewan.(kaf) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|






