| Pengamanan Pembukaan PON Diperketat |
| Jumat, 04 Juli 2008 | |
|
SAMARINDA (RP) - Pangdam IV Tanjung Pura Mayjen TNI Tono Suratman memimpin langsung semua perintah yang berhubungan dengan pengamanan. Terutama dalam mengamankan lokasi kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada pembukaan PON XVII 5 Juli nanti.
‘’Semua perintah yang berhubungan dengan penggunaan senjata dan tindakan keamanan, harus berasal dari perintah saya,’’ tegasnya saat upacara gelar pasukan dan gladi bersih di Makorem 091/ASN Aji Suryanata Kusuma Jalan Gajah Mada Samarinda, Kamis (3/7) kemarin. Gelar pasukan yang melibatkan 700-an perwakilan dari kepolisian, TNI, dan elemen pengamanan lainnya itu, juga didukung beberapa unit kendaraan tempur, seperti tank anti teror, barracuda, dan 2 unit ambulans sebagai tenaga kesehatan. Dalam acara itu juga tampak hadir para petinggi TNI Kaltim dan jajaran Polda Kaltim. Sementara Danrem 091/ASN Kolonel Inf Ibrahim Saleh menyatakan siap mengamankan kedatangan SBY. Pihaknya sudah melakukan pengamanan di sejumlah rute yang akan dilewati rombongan RI 1 itu. ‘’Mulai dari bandara, rute perjalanan, hingga akomodasi presiden telah kami siapkan sedini dan seaman mungkin,’’ tegasnya. Menurut Ibrahim, pihaknya telah memiliki prosedur tetap (protap) yang telah disetujui oleh pengamanan presiden. ‘’Protap itu melibatkan 4 ribuan prajurit yang digabung dengan elemen pegamanan lainnya,’’ ujarnya. Kendati telah menyiapkan seluruh elemen dalam penyambutan Presiden SBY, Ibrahim tetap mewaspadai adanya gerakan teroris. Karena, katanya, tidak tertutup kemungkinan adanya tindakan nekat yang dilakukan organisasi teroris seperti dalam kasus Bom Bali lalu. ‘’Semua sudah mendengar tertangkapnya 2 anggota teroris di Sumatera Selatan. Padahal, di sana kan belum pernah terjadi tindakan teroris. Kok tahu-tahu ada di sana. Kalau begitu, tidak tertutup kemungkian mereka juga sudah menyusup di Kaltim. Karena itu, kami akan mewaspadai dan mengusut semua gerakan mencurigakan,’’ paparnya.(*/che/jpnn) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




