| Penempatan Guru Belum Merata |
| Jumat, 04 Juli 2008 | |
|
PANGKALANKERINCI (RP) - Ketua DPRD Pelalawan HM Harris meminta pemerintah kembali menata ulang penempatan guru. Pasalnya, banyak keluhan orang tua dan kepala sekolah karena kekurangan guru pengajar di daerah mereka.
‘’Pada umumnya, keluhan datang dari masyarakat daerah terpencil seperti Desa Sokoi dan Desa Tanjung Sum Kecamatan Kuala Kampar, Desa Air Hitam dan Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui, Desa Sungai Ara Kecamatan Pelalawan, Desa penarikan Kecamatan Langgam dan Desa Tanjung Beringin Kecamatan Pangkalankuras,’’ katanya. ‘’Berdasarkan laporan Dinas Pendidikan sebetulnya di atas kertas jumlah guru kita sudah mendukupi, tapi kenyataannya tidak demikian. Banyak sekali sekolah yang sangat kekurangan tenaga guru, dan ini memang benar. Berarti penempatan guru tidak merata, ada sekolah yang kelebihan guru dan ada yang tidak cukup. Maka itu saya minta pemerintah segera menata ulang lagi penenpatan guru-guru di seluruh sekoalh,’’ tegas Harris. Sebetulnya, kata Harris, pada awalnya pemerintah telah berupaya menyebarkan guru ke semua sekolah. Namun pada waktu yang lain, guru-guru di daerah terpencil mengajukan permohonan pindah sekolah dengan berbagai alasan. Lalu pengambil keputusan di dinas mengabulkan sebagian permohonan satu-persatu. Nah tanpa disadari setelah berjalan beberapa tahun, ternyata jumlah guru yang pindah tugas makin banyak, hingga terjadilah kesenjangan yang besar. ‘’Sekarang guru-guru yang menumpuk sebaiknya dikembalikan ke sekolah yang kekurangan. Untuk itu dinas harus bisa bersikap tegas. Tidak ada alasan menolak tugas bagi seorang pegawai negeri. Kalau dia menolak dinas bisa membuka perjanjian lama, bahwa seorang pegawai bersedia ditempatkan dimanapun,’’ terangnya. Penyebaran guru yang tidak merata, menurut Harris akan mengancam mutu lulusan pada sekolah tertentu.(b) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|






