• Advertisement
  • Advertisement
  • Advertisement
Senin, 08 September 2008 || 7 Ramadan 1429 Hijriah
Total SportBungkam Kritik

Minggu, 07 September 2008

article thumbnail

Teras UtamaKloter Haji Pertama Berangkat 5 November

Minggu, 07 September 2008

article thumbnail

Pilgubri dan Nasib Rakyat
Kamis, 03 Juli 2008
Dua hari lalu adalah batas waktu masyarakat akhirnya mengetahui siapa-siapa saja yang akan mencalonkan diri di Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) secara langsung, September mendatang. Tak jauh dari perkiraan masyarakat sebelumnya, bahwa calon-calon yang maju ini setiap hari wajahnya menghiasi koran dan tidak asing lagi oleh masyarakat.

Paling tidak, tiga pasang calon (Rusli Zainal-Mambang Mit, Thamsir Rachman-Taufan Andoso Yakin dan Chaidir-Suryadi Khusaini, yang mendaftar melalui partai politik) adalah putra-putra terbaik daerah ini yang akan membawa Riau maju untuk lima tahun ke depan.

Pilgubri ini bagi rakyat adalah tawar-menawar. Tentu, jualan yang paling menarik yang akan dibeli oleh rakyat (baca: pilih). Sangat tergantung pula pada strategi menjual yang akan diperagakan oleh kandidat, yang disesuaikan dengan karakter pembelinya, yaitu rakyat.

Mungkin cara memfilter promosi jualan calon gubernur ini akan berbeda antara masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan. Bagi masyarakat kota, selain memiliki kemampuan untuk mengungkapkan berbagai persoalan yang harus diselesaikan oleh calon yang akan maju, mereka juga mampu memberikan saring yang cukup signifikan yang disesuaikan dengan kinerja dan sepak terjang calon selama ini.

Namun, akan sangat berbeda dengan karakter masyarakat pedesaan. Selain akses informasi detil tentang sepak terjang calon selama ini sangat terbatas-bahwa gambaran ril tentang calon mereka dapatkan dari tetua kampung atau dari mulut ke mulut. Jadi wajar saja, terkesan mereka tidak terlalu memiliki ketertarikan besar terhadap calon-calon yang bertarung. Padahal, merekalah sebenarnya yang akan menjadi sasaran dari Pilgubri ini. Sebab, masyarakat desa adalah mayoritas penduduk di negeri ini.

Untuk itu, agar Pilgubri ini benar-benar mencapai tujuan dan sasaran paling dasar, yaitu masyarakat desa, maka harus ada partisipasi berbagai kalangan yang memiliki kemampan, agar Pilgubri kali ini benar-benar menghadap dan benar-benar menjadikan desa sabagai sasaran pertama dan utama.

Pandangan ini, karena dipengaruhi beberapa hal: Pertama, sudah saatnya titik pemberdayaan masyarakat untuk disejahterakan berawal dari kawasan pedesaan. Sebab, mayoritas masyarakat di Riau ini tinggal di desa-desa, yang selama ini terkesan masih terabaikan.

Kedua, calon turun ke desa. Diharapkan, partai politik dan partisannya, membawa calon-calon ini keluar masuk desa untuk melihat secara ril kondisi kehidupan masyarakat desa. Bahkan desa
dijadikan sasaran utama untuk menjual programnya. Paling tidak, ada saling tukar informasi, sehingga komitmen untuk memperjuangkan masyarakat ketika sudah terpilih akan semakin kuat. Sebab, sebelum calon terpilih sudah melihat langsung bagaimana kondisi masyarakatnya di pedesaan.

Kita sangat berharap Pilgubri kali ini bertemakan pedesaan, karena desalah yang menjadi titik berbagai persoalan di negeri ini-yang selama ini memang terkesan masih kurang diperhatikan. Dari desalah akan terungkap berbagai persoalan daerah. Bukankah Pilgubri ini dilaksanakan untuk mengejewantahkan keinginan rakyat, agar rakyat hidup sejahtera lahir dan batin?***

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailFresh Lemon Sharp Siap Bersaing

Jumat, 05 September 2008

PEKANBARU (RP) - MASIH ingat kesegaran lemon yang telah diberikan Sharp sejak Hari Ibu tahun 2006 yang lalu hingga kini?

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailKembalikan Fungsi Awal Portal Jembatan Siak

Jumat, 05 September 2008

RUMBAI (RP) - Tumbangnya portal Jembatan Siak di sisi pesisir Rumbai memang sudah diwanti-wanti sejak awal. Apalagi sejak di bagian atas jembatan itu dipasang tempat baliho raksasa, beban...

Simak Juga