| 114 Kasek dan Pengawas Dimutasi |
| Kamis, 03 Juli 2008 | |
|
Laporan Desriandi Candra, Teluk Kuantan
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
Hasil Ujian Nasional (UN) Kuansing yang masih belum memuaskan baik tingkat SMP dan SMA sederajat menjadi pemicu Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) melakukan mutasi kepala sekolah dan pengawas. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 114 orang kepala sekolah TK, SD, SMP, dan SMA dimutasi, diroling dan diangkat. Langkah ini telah dimulai Dinas Dikpora sejak pekan lalu untuk tingkat SD dan SMP. Sementara tingkat SMA baru mulai dilaksanakan pekan ini. Namun, Kepala Dinas Dikpora Drs H Alwis MSi yang dikonfirmasi Riau Pos, Selasa siang (1/7) di Teluk Kuantan mengelak menyebutkan pemutasian, roling serta pengangkatan kepala sekolah serta pengawas tingkat TK , SD , SMP dan SMA tidak ada kaitannya dengan hasil UN yang dicapai 2008 ini. Ia mengatakan mutasi, roling serta pengangkatan adalah hal yang wajar di jajaran Dikpora maupun kalangan pendidikan di Kuansing. Menurut Alwis, kebijakan ini hanya bertujuan sebagai langkah promosi, penyegaran serta sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan yang dimulai pada jenjang sekolah. “Ini adalah hal yang wajar dan dalam upaya promosi, penyegaran dan upaya peningkatan mutu pendidikan di Kuansing,” seburnta. Karena itu, kata Alwis, dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, Dinas Dikpora menginginkan adanya semacam fakta integritas yang dilakukan masing-masing kepala sekolah. Bahkan, untuk mewujudkan itu, Dinas Dikpora telah menyampaikannya secara tertulis kepada masing-masing sekolah. Misalnya kepala sekolah diminta melakukan peningkatan disiplin sekolah, proses belajar-mengajar yang berdasarkan standar nasional pendidikan, pelaksanaan open managemen sekolah, menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat serta pengelolaan lingkungan sekolah dengan baik.“Hal ini penting dilakukan, dan kita berharap dilakukan oleh kepala sekolah yang baru saja dilantik,” kata Alwis.(dac) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|






