• Advertisement
  • Advertisement
  • Advertisement
Sabtu, 06 September 2008 || 5 Ramadan 1429 Hijriah
Total SportAncaman Kudeta

Jumat, 05 September 2008

article thumbnail

Teras UtamaUrip 20 Tahun Penjara

Jumat, 05 September 2008

article thumbnail

15 Ibu Hamil Terdeteksi Gizi Buruk Sedang
Kamis, 03 Juli 2008
TEMBILAHAN (RP) - Sejak awal Juni silam sampai awal Juli ini Puskesmas Pengalihan Kecamata Enok melakukan pemeriksaan terhadap kalangan ibu hamil pada enam desa sekitarnya. Dari 165 ibu hamil yang diperiksa, sebanyak 15 orang di antaranya menderita anemia, tergolong dalam giri buruk sedang.
 
Keadaan itu menggambarkan masih banyaknya kalangan ibu hami yang memerlukan penanganan serius. Anemia sudah dikategorikan kekurangan gizi, meskipun tarafnya masih sangat rendah. Akan tetapi cukup membahayakan jika tidak dilakukan penanganan. Pasalnya anemia yang diderita oleh ibu hamil dipandang berdampak terhadap buruk terhadap perkembangan janin dan ibu bersangkutan.

‘’Kami sudah memerintahkan kepada Pustu terdekat terus memantau perkembangan ibu hamil yang sudah terdeteksi bermasalah dengan gizinya itu. Suplemen dan obat-obatan yang dapat mengatasi permasalahan ini sudah kita berikan. Namun demikian, perlu pemeriksaan lagi setelah obat yang diberikan habis. Apabila tarafnya masih cukup mengkhawatirkan, perawatan intensif harus dilakukan secara intensif,’’ kata Kepala UPTD Puskesmas Pengalihan Enok, Ahmad Mulyadi SKM kepada Riau Pos, Rabu (2/7).

Pada November mendatang, lembaga itu memprogramkan kembali kegiatan yang sama. Ini dimaksudkan menjaring kembali ibu hamil yang sudah pernah menjalani pemeriksaan sebelumnya. Maupun menjaring ibu hamil yang belum pernah mengikuti kegiatan tersebut. Mulyadi menduga masih ada kalangan ibu hamil yang tidak terdeteksi, sehingga harus diketahui tingkat kesehatannya. Dalam melakukan kegiatan pemeriksaan tersebut, UPTD Puskesmas Pengalihan Enok ditegaskan Mulyadi tidak memungut bayaran. Setiap ibu hamil yang datang diperiksa lantas kemudian dilakukan diagnosa awal. Apabila memang menderita penyakit berat dan memerlukan perawatan lebih lanjut, bakal dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan yang lebih lengkap peralatan medisnya.

Adanya 15 ibu hamil yang menderita anemia dari 165 orang menggambarkan masih kurangnya pemahaman pentingnya pemenuhan gizi. Secara umum faktor penyebabnya beragam. Ada yang memang tidak mampu membeli makanan bergizi, ada yang kurang menyadarinya serta ada pula yang enggan mengonsumsi makanan. Bagi ibu hamil yang berasal dari keluarga tidak mampu, Puskesmas Pengalihan Enok sedang merancang program yang sifatnya bantuan. Kadar kekurangang gisi yang masih berada di tingkat sedang tersebut menurutnya harus cepat diatasi. Suami dan angggota keluarga ibu hamil itu harus memberikan masukan serta menyiapkan segala sesuatu supaya ibu hamil tersebut dapat memenuhi kebutuhan gizinya dengan baik.

‘’Pemeriksaan kesehatan ini kita lakukan sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat. Selain itu juga dalam memperingati milad Inhil ke-43. Apa yang dilakukan ini sesuai dengan bidang tugas. Walaupun barangkali belum dapat memberikan dampak yang luas, tetapi kita berharap hal ini mampu menyadarkan warga bagaimana semestinya bersikap saat hamil. Tujuannya supaya ibu dan bayi kelak sehat walafiat,’’ ungkap Mulyadi lagi.(yon)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailFresh Lemon Sharp Siap Bersaing

Jumat, 05 September 2008

PEKANBARU (RP) - MASIH ingat kesegaran lemon yang telah diberikan Sharp sejak Hari Ibu tahun 2006 yang lalu hingga kini?

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailKembalikan Fungsi Awal Portal Jembatan Siak

Jumat, 05 September 2008

RUMBAI (RP) - Tumbangnya portal Jembatan Siak di sisi pesisir Rumbai memang sudah diwanti-wanti sejak awal. Apalagi sejak di bagian atas jembatan itu dipasang tempat baliho raksasa, beban...

Simak Juga