| Hari Ini, Kontingen PON Dilepas |
| Kamis, 03 Juli 2008 | |
|
PEKANBARU (RP) - Hari ini, Kamis (3/7) pukul 07.00 WIB, sebanyak 157 orang kontingen PON Riau dilepas Sekdaprov Riau HR Mambang Mit di VIP Lancang Kuning, Bandara Sultan Syarif Kasim II. Ke-157 orang itu merupakan kontingen yang bertolak lebih awal ke Kaltim untuk menghadiri prosesi pembukaan PON XVII, 5 Juli 2008 di Samarinda.
Di Bandara Sepinggan Balikpapan, kontingen gelombang pertama yang dipimpin Ketua Harian KONI Riau H Yuherman Yusuf tersebut disambut resmi pihak PB PON. Setelah itu, barulah kontingen diantarkan ke enam tempat, wilayah masing-masing venus cabang olahraga. Keenam wilayah itu adalah Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, Tarakan, Berau dan Bontang. ‘’Kontingen gelombang pertama langsung dipimpin Ketua Kontingen PON Riau H Yuherman Yusuf,’’ ujar Sekretaris Umum KONI Riau H Darmansyah kepada Riau Pos, Rabu (2/7) di ruang kerjanya. Khusus yang ditempatkan di Samarinda, melakukan check point di SMAN 1 Samarinda dan diantarkan pula ke masing-masing venus percabang olahraga. Dijelaskannya, hingga kemarin, belum ada kendala besar sekitar keberangkatan kntingen gelombang pertama. Darmansyah, berharap kendala tidak ada serta keberangkatan berjalan lancar-lancar saja. Untuk gelombang kedua, kontingen yang berjumlah kurang lebih 80 orang berangkat ke Kaltim, Sabtu (5/7). Artinya, saat PON dibuka Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono, sebagian kontingen Riau sedang dalam perjalanan. Keberangkatan 80 orang tersebut di bawah komando Wakil Ketua Umum KONI Riau H Zulkifli Saleh. Wajib Bawa KTP Foto Seluruh kontingen, baik yang bertolak di gelombang pertama maupun gelombang kedua, diwajibkan membawa KTP dan pas foto. Perlunya dua persyaratan tambahan itu diketahui pihak KONI Riau, usai mendapatkan informasi dari dua utusan KONI yang lebih dulu di sana yakni H Sudarto dan Peterson. ‘’Kami baru mendapatkan informasi dari Kaltim, semua kontingen harus membawa KTP dan pas foto. Karena itu, kami langsung mengontak semua cabang olahraga agar membawa persyaratan itu,’’ kata Darmansyah mengakhiri.(fed) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




