• Advertisement
  • Advertisement
  • Advertisement
Senin, 08 September 2008 || 7 Ramadan 1429 Hijriah
Total SportBungkam Kritik

Minggu, 07 September 2008

article thumbnail

Teras UtamaKloter Haji Pertama Berangkat 5 November

Minggu, 07 September 2008

article thumbnail

PABBSI Riau Ancam Mogok Bertanding
Kamis, 03 Juli 2008
PEKANBARU (RP) - Sebagai host PON XVII tahun 2008, Kalimantan Timur tentunya mengincar prestasi ganda yakni juara umum dan menjadi penyelenggara yang sukses. Untuk itu berbagai cara mereka lakukan.

PABBSI (Persatuan Angkat Berat, Bina Raga dan Angkat Besi Seluruh Indonesia) Riau, mencium gelagat tak sedap dari Kalimantan Timur, khususnya untuk cabang angkat berat. Aroma kecurangan ini dicium Ketua Harian PABBSI Riau, Drs H Sanusi Anwar.

Menurut mantan Komtek Angkat Berat PB (Pengurus Besar) PABBSI ini ada sabotese yang dilakukan Kaltim. Hal ini terkait dengan dicoretnya nama dirinya dari dewan wasit yang akan memimpin cabang Angkat Berat di PON XVII Kaltim mendatang. Pencoretan tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan secara langsung. ‘’Saya dapatkan kabar ini —pencoretan dari daftar wasit yang memimpin cabang angkat berat— dari pengurus KONI Riau, Om Amir —HU Amiruddin, Ahad (29/6) lalu. Saya juga sempat terkejut karena SK (Surat Keputusan) dari PB PABBSI maupun PB PON belum saya terima,’’ ujarnya ketika ditemui RPG di ruang kerjanya, Rabu (2/7).

Mendapatkan kabar ini, Sanusi langsung menghubungi salah satu pengurus PB PABBSI, Selasa (2/7) kemarin. Tapi, dirinya belum menerima jawaban yang pasti. Untuk itu, dirinya tetap berpegang pada SK terdahulu yang ia terima, 12 Mei 2008 lalu. Pencoretan ini menurut Sanusi, karena Kaltim kuatir dirinya akan membuka borok atlet angkat berat mereka.

‘’Banyak atlet Kaltim yang direkrut dari daerah lain, belum pernah membela Kaltim tapi ikut di PON mendatang. Ini sudah menyalahi aturan. Saya tahu hal ini dan sempat mengatakan hal ini ke pelatih PABBSI Kaltim. Mungkin, mereka takut saya buka hal ini di technical meeting makanya saya dicoret dari dewan wasit,’’ ujarnya. ‘’Kalau sekarang kejadiannya, saya akan buka hal ini di technical meeting nantinya. Kalau Kaltim tetap menampilkan atlet yang bersangkutan maka saya akan perintah anak-anak untuk tidak bertanding. Kami akan mogok dan akan boikot pertandingan tersebut,’’ tegasnya.

Pada SK nomor 003/SKEP/PB.PABBSI/2008, Sanusi bersama Yuli Plawi dan Dewi Noralisa dipastikan menjadi wasit cabang angkat berat bersama 14 wasit lainnya. SK yang ditandatangani Ketua Umum Adang Daradjatun ini merupakan SK yang kedua diterima Sanusi. Beberapa bulan sebelumnya Sanusi juga telah menerima SK penunjukan wasit ke PON XVII.(das/rpg)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailFresh Lemon Sharp Siap Bersaing

Jumat, 05 September 2008

PEKANBARU (RP) - MASIH ingat kesegaran lemon yang telah diberikan Sharp sejak Hari Ibu tahun 2006 yang lalu hingga kini?

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailKembalikan Fungsi Awal Portal Jembatan Siak

Jumat, 05 September 2008

RUMBAI (RP) - Tumbangnya portal Jembatan Siak di sisi pesisir Rumbai memang sudah diwanti-wanti sejak awal. Apalagi sejak di bagian atas jembatan itu dipasang tempat baliho raksasa, beban...

Simak Juga