| Anggaran Pengamanan Pilkada Dirasionalisasikan |
| Kamis, 03 Juli 2008 | |
|
Laporan EDWIR SULAIMAN, Pekanbaru
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
Pihak Kepolisian Daerah Riau telah mengajukan permohonan anggaran pengamanan Pilkada Riau sebesar Rp23 miliar kepada Pemprov Riau. Namun sebelum anggaran tersebut disetujui, ada baiknya dilakukan rasionalisasi anggaran. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Komisi A DPRD Riau, Ir H Yuda Bhakti, kepada wartawan Rabu (2/7) di DPRD Riau. Dirinya menyatakan, masih perlu melakukan rasionalisasi. Apakah anggaran tersebut sudah sesuai atau belum. Namun demikian Yuda menyatakan, anggaran tersebut merupakan keperluan riil yang diperlukan Polda dalam mengamankan Pilkada agar berlangsung aman dan lancar. Ketika ditanya pendapatnya mengenai anggapan sejumlah pihak bahwa anggaran tersebut tergolong besar, jika dibandingkan dengan daerah lain seperti Provinsi Jawa Tengah. Yuda mengatakan, itu akan dirasionalisasikan kembali. ‘’Kita akan hitung dengan teliti. Ya, bedalah kondisinya antara Riau dan Jawa. Kalau dijawa antar kabupaten bisa Rp3 ribu, kalau di Riau anda bisa bayangkan sendiri. Dari Pekanbaru ke Tembilahan, ke Kuala Kampar, berapa ongkosnya,’’tegasnya. Oleh karena itu sebut Yuda, rasionaliasasi anggaran ini bertujuan untuk mengetahui keperluan anggaran yang sebenarnya berapa. Untuk kegiatan apa saja, dan untuk operasional apa?. Sebagai mana diketahui, selain Polda Riau, pengamanan Pilkada Riau juga menyedot anggaran sebesar Rp43 miliar yang diajukan Badan Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat (BPPM) Riau dan lebih dari Rp1 miliar yang diajukan jajaran TNI. Total usulan anggaran pengamanan Pilkada Riau mencapai Rp66,8 miliar.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




