| Malaysia Bangun Alat Pemantau Kualitas Udara |
| Kamis, 03 Juli 2008 | |
|
BAGANSIAPI-API (RP) - Pemerintah Malaysia merencanakan membangun satu unit alat pemantau kualitas udara di Kabupaten Rohil. Untuk merealisasikan ini, Deputy Menteri Alam Sekitar Malaysia dan Pemkab melakukan peninjauan di dua daerah untuk mencari lokasi yang dianggap cocok untuk operasional alat tersebut.
Rencana untuk membangun satu unit alat pemantau kualitas udara tersebut terungkap, Rabu (2/6) dalam temu ramah antara deputi Menteri Alam Sekitar Malaysia bersama rombongan dengan unsur Pemkab. ‘’Melalui kesepakatan bersama itu, setidaknya telah menghasilkan berbagai rumusan kerja sama. Salah satu yakni memberikan pelatihan kepada warga terhadap bagaimana melakukan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan secara dini. Serta merencanakan untuk mengembangkan pengolahan lahan gambut tanpa api,’’ kata Ketua Pegawai Eksekutif Alam Sekitar Malaysia Sdn Berhad, Ezman Sulaiman. Selain itu, tambah Ezman, pemerintah Malaysia merencanakan juga untuk membangun satu unit alat pemantau kualitas udara di Kabupaten Rohil ini. ‘’Rencananya seperti ini. Kita akan bangun alat pemantau kualitas udara di Rohil ini. Selain membangun, kita melakukan pemantuan dan perawatan terhadap alat pemantau kualitas udara itu selama satu tahun. Untuk tahun berikutnya, sepenuhnya langsung ditangani oleh daerah,’’ kata Ezman. Sementara unsur Pemkab Rohil yang hadir dalam temu ramah tersebut Asisten Tata Praja, Ir H Asmirin Usman, Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bappeda), Drs H Syahruddin AS Bsc, Kepala Dinas Perhubungan, Ir Tarmizi Madjid, Kepala Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan, Drs H Rujito Susiswo, Kepala Pengolahan Data Elektronik, Drs H Indra Jaya serta Dinas Kehutanan, Badan Pertahanan Nasional (BPN) serta sejumlah staf dari Bappeda.(sah) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




