| Otomotif Cetak Rekor Penjualan |
| Kamis, 03 Juli 2008 | |
|
Laporan JPNN, Jakarta
Melambungnya harga minyak dunia yang diikuti naiknya harga BBM dalam negeri, tampaknya belum mampu mengerem laju penjualan otomotif. Bahkan, tahun ini pasar otomotif di Indonesia berpotensi mencetak rekor penjualan tertinggi. Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor (TAM) Joko Trisanyoto mengatakan, jika becermin pada penjualan semester I 2008 yang diprediksi menembus 280.000 unit, maka total penjualan tahun ini diperkirakan bisa melampaui 540.000 unit. ”Sebab, penjualan semester II, tren-nya selalu lebih tinggi,” ujarnya di Jakarta kemarin (2/7). Jika prediksi itu benar, maka rekor penjualan mobil sebanyak 533.922 unit yang dicapai pada 2005, berpotensi untuk terlampaui. Menurut Joko, pasar otomotif pada semester I biasanya sekitar 45 persen dari total pasar otomotif selama satu tahun. Dengan prediksi konservatif bahawa penjualan pada semster II nanti sama dengan penjualan semester I, maka total penjualan di pasar otomotif bahkan bisa menembus angka 560.000 unit, atau tumbuh 29 persen dibandingkan penjualan pada 2007 yang mencapai 434.473 unit. Meski demikian, kata Joko, ketepatan prediksi tersebut akan sangat tergantung pada kondisi perekonomian nasional. Dia menyebut, jika hingga akhir tahun nanti harga minyak terus melambung hingga menembus USD 150 per barel, maka laju perkonomian nasional maupun glonal bisa tertekan. ”Apalagi, jika inflasi makin tinggi sehingga perbankan mau tidak mau harus menaikkan suku bunga,” katanya. Namun demikian, menurut Joko, pasar otomotif tahun ini memang dalam tren menguat. Bahkan, kenaikan harga BBM bersubsidi pada akhir Mei lalu di kisaran 28,7 persen, tetap tidak berpengaruh signifikan pada penjualan. Jika pada Mei penjualan mencapai 50.698, maka angka sementara penjualan Juni justru sudah di atas 53.000 unit. Khusus untuk Toyota, kata Joko, angka penjualan Juni mencapai 18.144, atau meningkat 3,5 persen dibandingkan penjualan Mei yang sebesar 17.522. Sementara total penjualan semester I 2008 mencapai 98.675 unit, atau naik 30 persen dibandingkan penjualan semester I 2007 yang sebesar 69.075 unit. Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Bambang Trisulo mengatakan, terus melambungnya harga minyak membuat Gaikindo merevisi target, dari semula 530.000 unit menjadi 500.000 unit.(fiz) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|






