Sabtu, 11 Oktober 2008 || 10 Syawal 1429 Hijriah
Total SportSony, Kido dan Nova Melaju ke Final

Minggu, 28 September 2008

article thumbnail

Teras UtamaIdul Fitri, LE Undang Rakyat Riau

Minggu, 28 September 2008

article thumbnail

Imigrasi Amankan 12 WNA
Rabu, 02 Juli 2008
Laporan RPG, Batam
SEBANYAK 12 orang warga negara asing (WNA) terjaring dalam operasi pengawasan orang asing  yang dilakukan Imgrasi di sekitar Marina City, kemarin pagi. Mereka yang terjaring teridiri dari 6 WN  India, 4 WN Pilipina, 1 Inggris, dan 1 WN Amerika.

Kepala Kantor Imigrasi Khusus Batam Dirman Sukardi menyebutkan, WN India yang terjaring saat  bersiap meninggalkan ruko tempatnya tinggal, menyalahgunakan izin tinggal. Mereka datang dengan  visa kunjungan yang akan melakukan pekerjaan. WN Pilipina, ujar Dirman, tidak memiliki izin  tinggal. “Diduga mereka lagi cari kerja,” katanya kepada wartawan di ruang kerjanya Selasa (1/7)  kemarin.

Dua WN lain, yaitu WN Inggris Ian Francis Hesling, belum mempunyai izin kerja dan WN Amerika  Joseph Edward memilik multiple visit visa ganda (visa 212).  “Ini bisa dikategorikan penyalahgunaan  izin imbuh tinggal juga,” terang pengganti Harry Purwanto ini lagi.

Keterangan sementara, Joseph menjalankan bisnis di Batam namun ia berada di Batam lewat dari  waktu yang ditentukan. Oleh Imigrasi, Joseph diarahkan untuk mendapat izin kerja. Tentunya, ucap  Dirman lagi, setelah melalui proses keimigrasian. Jika terbukti bersalah, 12 WNA ini akan dideportasi  ke negaranya masing-masing.

Ditemui sesudahnya, WN Inggris Ian Francis Hesling mengaku tak tahu pasti alasan dirinya diamankan  Imigrasi. Saat petugas Imigrasi datang, katanya, paspornya diperiksa dan dikatakan ada yang salah.

“Tapi saya tidak tahu pasti,” ucap Ian berbahasa Inggris. Ian mengaku, hanya akan menunggu apa yang  akan diputuskan Imigrasi.

Sayangnya, Ian merahasiakan perusahaan yang menjadi sponsornya datang ke Batam. “Saya bekerja  sebagai konsultan di sebuah perusahaan,” katanya lagi-lagi enggan menyebut nama perusahaan yang ia  maksud. Ia pun beranjak dan tak ingin berkomentar apa-apa lagi.   

Sejumlah WN India yang mengaku sponsor dari WN India yang diamankan Imigrasi kemarin pagi, juga  enggan memberi komentar, Bahkan enggan menyebutkan nama mereka. “Kita tunggu saja,” ujar  seorang pria berbaju hijau berperawakan besar.

Serupa dengan Ian, pria ini pun hanya berkata menunggu proses Imigrasi.

Terkait banyaknya tenaga kerja asing yang dipekerjakan di Batam, bahkan tidak untuk pekerjaan  dengan keahlian khusus, Dirman menegaskan kalau ini adalah kewenangan Depnakertrans. Namun  begitu, pihaknya siap jika diajak bekerjasama.

“Imigrasi cuma pintu depan. Memang razia kita yang melakukan. Tapi kalau itu (kasus TKA tak  berizin) kita perlu kerjasama,” ujarnya mengimbau warga supaya melapor jika menemukan hal serupa.  (ary)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailBuka hingga Pukul 24.00 WIB

Sabtu, 27 September 2008

Sampai Tanggal 29 September PEKANBARU (RP) - SEBAGAI salah satu ritel pusat perbelanjaan terbesar, terlengkap dan ternyaman di Pekanbaru, Hypermart Mal Ska Pekanbaru memberikan pelayanan...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailPersiapan Sambut Hari Kemenangan

Sabtu, 27 September 2008

KOTA (RP) — Tinggal beberapa hari lagi, umat muslim di Pekanbaru akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1429 H setelah sebulan lamanya menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Beberapa...

Simak Juga