| Kalla Hanya Perlu Waktu Tiga Bulan |
| Rabu, 02 Juli 2008 | |
|
JAKARTA (RP) - Wakil Presiden Jusuf Kalla meyakini hasil survei popularitas pasangan SBY-JK yang melorot pasca-kenaikan harga BBM akan naik kembali. Menurutnya, hasil survei popularitas akan naik lagi setelah rakyat menikmati hasil-hasil pembangunan selama tiga tahun terakhir yang baru akan dinikmati mulai tahun depan.
‘’Pengalaman kita pada pemilu 2004 dan pilkada, popularitas memang selalu turun-naik. Namun, pada 2004, saya dan SBY hanya butuh tiga bulan untuk menaikkan suara 60 persen. Saya percaya, selama kita konsisten dan melihat kemajuan bangsa yang luar biasa dibandingkan empat tahun lalu, survei akan naik lagi,’’ katanya di Jakarta tadi malam. Wapres mengakui, kenaikan harga BBM merupakan pil pahit bagi kepemimpinan SBY-JK. Namun, keputusan tersebut harus diambil untuk kepentingan bangsa dalam jangka panjang. Selain itu, dia juga menyadari banyak masalah yang terjadi selama masa kepemimpinan SBY-JK. ‘’Harus kita akui ada banyak masalah, tapi coba tunjukkan masalah apa yang tidak kita selesaikan dengan baik. Ekonomi jauh lebih baik dibanding empat tahun lalu, keamanan jauh lebih baik, infrastruktur jauh lebih baik,’’ katanya. Terkait krisis listrik yang belakangan terjadi, Kalla menegaskan hal itu disebabkan pembangunan ekonomi lebih cepat dari pada pembangunan pembangkit baru.(noe/jpnn) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|






