• Advertisement
  • Advertisement
  • Advertisement
Sabtu, 30 Agustus 2008 || 28 Syakban 1429 Hijriah
Total SportSaatnya Juara

Jumat, 29 Agustus 2008

article thumbnail

Teras UtamaSepakati Multi Tafsir Perjuangan Pers

Jumat, 29 Agustus 2008

article thumbnail

Netral Menghentak, ST12 Membius
Jumat, 27 Juni 2008
ImagePEKANBARU (RP) - Penampilan dua grup band ternama Indonesia Netral dan ST12 disambut riuh ribuan penggemarnya di Pekanbaru Kamis (26/6) malam kemarin, di Lapangan Terbuka eks Purna MTQ. Penampilan grup band Netral dengan Bagus Dhanar Dhana (bas/vokal), Christopher Bolymer alias Coki (gitar), dan Eno Gitara Ryanto (drum) membuat seluruh penonton terhibur malam itu.

Lagu bertemakan cinta yang dinyanyikan grup band ST12 yang beranggotakan Charly Van Houten (vokal), Pepep (drum) dan Pepeng (gitar) juga memberikan nuansa berbeda hiburan musik di kota bertuah. Dengan aliran musik yang berbeda kedua group band yang tampil bersempena dengan HUT 50 Gudang Garam malam kemarin, bisa dikatakan cukup memberikan kesan mendalam bagi penggemarnya.

Netral tampil perdana malam itu dengan menggeber lagu “Super Ego” memecahkan kejemuan penonton yang telah menunggu lama dan memecahkan suasana malam itu. Berturut-turut lagu dengan judul “I Love You, Cahaya Bulan, Cinta Gila, Nurani dan lainnya memecahkan suasana. Tampil dengan format bertiga, Netral berhasil membuat suasana panas hingga mobil pemadam kebakaran yang disiagakan, terpaksa menyemprot kerumunan penonton yang telah kepanasan dibakar dengan hentakan lagu metal tersebut.

Walaupun penampilan Netral baru dimulai pukul 22.12 WIB, Bagus Cs menampilkan permainan musik yang energik. Seluruh penonton diajak bernyanyi bersama. Topi berwarna hitam dari salah satu penggemar yang diberi nama Netralizer, dipakai Bagus saat tampil, menjadi salah satu bukti kedekatan grup band yang terbentuk pada tahun 1992 ini. Teriakan-teriakan kata “Terimakasih Pekanbaru, Peace Untuk Semuanya,” berulangkali diucapkan Bagus Dhanar Dana.

Sembilan lagu yang dibawakan Netral membuat seluruh penonton ingin ikut bernyanyi bersama. Lagu yang sempat dinyanyikan bersama yakni “Sorry”, Petikan guitar Coki seakan memberikan warna dunia musik tanah air. Seluruh penggemar turut bernyanyi bersama malam itu.

‘’Sekarang cinta bukanlah sahabat bagiku. Sekarang kita berdua telah jadi musuh. Kata sayang sepertinya juga telah hilang

Mereka pergi angkat kaki jauh dari sini. Sorry, kita tak sejalan Sepertinya kita tak sepaham, Sorry, sorry,’’ begitu lirik lagu yang dinyanyikan Bagus CS dan Netralizer di Pekanbaru.

Teriakan penonton tertuju pada Bagus berkepala plontos. Bagus menyapa semua penonton dengan penuh santun. ‘’Sekali lagi terima kasih untuk Pekanbaru. Gue punya hadiah ini,’’ ujar Bagus seraya memberikan kepingan CD lagu Netral kepada penonton.

Mendengar sapaan tersebut, Netralizer menjawab dengan nada damai. Sambil mengacungkan dua jari (telunjuk dan jari manis, red) penonton seakan ingin turut serta bernyanyi terus bersama Bagus. ‘’Apalah daya, waktu juga yang memisahkan kita. Thanks to semua,’’ ucap Bagus seraya merapatkan seluruh jarinya, dan mengucapkan terimakasih kepada Netralizer yang damai tanpa keributan malam itu.

Sementara itu grup band asal Bandung ST 12 yang telah menelurkan album perdana yang berjudul ‘Jalan Terbaik’, dan menjagokan lagu yang berjudul ATSL (Aku Tak Sanggup Lagi), tampil dengan kemasan berbeda, Penampila Charly Van Houten disambut tepukan tangan dan teriakan penonton.

Dengan lirik lagu terbaru grup yang berdiri 2005 dengan judul “Putuskan saja pacarmu (Puspa)”, Charly menarik perhatian ribuan mata penonton malam itu. Terutama mereka pasangan yang sedang dimabuk asmara. Penonton yang kebanyakan anak baru gede (ABG) begitu lapaz menyanyikan lagu “Aku masih sayang kamu”.(new/ose)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

StopGlobalWarming.org