| Minim, Armada Pengangkut Sampah |
| Jumat, 27 Juni 2008 | |
|
Laporan sukri datasan, Duri
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
Jumlah armada pengangkut sampah untuk Kota Duri perlu ditambah. Empat truk pengangkut sampah yang ada saat ini dinilai tidak mencukupi lagi. Kalau ada truk sampah yang rusak, alamat sampah akan menumpuk di beberapa tempat di Kota Duri. Hal seperti itu pernah terjadi di Duri belum lama ini. Kepala UPTD Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Mandau, Refinor menjawab Riau Pos, Kamis (26/6) menyebutkan, beberapa hari lalu sampah sempat menumpuk di beberapa Tempat Penampungan Sementara (TPS) dalam Kota Duri. Itu terjadi karena satu dari empat truk sampah yang ada mengalami kerusakan dan memerlukan perbaikan segera. Karena armada angkutan berkurang, lanjut Refinor, sampah sempat menumpuk di beberapa tempat. Hal itu amat mengganggu pemandangan. Petugas UPTD Pasar pun risau dibuatnya. Kini armada tersebut telah bagus dan kembali beroperasi seperti semula. ”Namun kekhawatiran bakal rusaknya kendaraan tersebut sewaktu-waktu tetap saja ada. Idealnya, untuk Kota Duri ada enam atau tujuh unit truk pengangkut sampah. Kalau ada yang rusak, pengangkutan sampah tidak akan terkendala. Karenanya kita berharap ada penambahan dua atau tiga truk sampah lagi untuk Kota Duri,’’ harap Refinor. Refinor juga menyebut kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Jalan Suliki KM 9 Kulim. Belum lama ini, katanya, TPA tersebut sempat hampir meledak akibat onggokan sampah yang menumpuk di seputaran pintu masuk. Kini kondisi itu telah berhasil diatasi setelah satu unit alat berat sewaan dikerahkan mendorong onggokan sampah tersebut selama delapan hari. Disebut Refinor pula bahwa bantuan berupa satu unit alat berat untuk TPA KM 9 Kulim Mandau sangat diperlukan. Pengadaan alat tersebut sudah dianggarkan dalam APBD Bengkalis 2008. ‘’Kita hanya menunggu alat itu diturunkan. Mudah-mudahan tak lama lagi alat itu akan datang,’’ ucapnya. Dengan adanya alat itu nanti, sampah di TPA Kulim tidak lagi akan menggunung di pintu masuk dan penanganannya akan lebih mudah.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|






