| BIKKB Gelar Diskusi Politik |
| Jumat, 27 Juni 2008 | |
|
TELUK KUANTAN (RP) - Semakin dekatnya pelaksanaan agenda Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri), Pemilu legislatif 2009 dan Pemilihan Presiden, membuat Badan Informasi Komunikasi dan Kesatuan Bangsa (BIKKB) Kuansing, Kamis (26/6) kembali menggelar diskusi politik.
Kegiatan Diskusi politik yang dibuka Asisten I Setda Kuansing H Ridarman SH MM sekaligus sebagai nara sumber, Ketua DPRD Marwan Yohanis SSos selaku nara sumber juga menghadirkan BIKKB Provinsi Riau selaku nara sumber pada sesi kedua. Kegiatan ini diikuti para pimpinan partai politik yang terdaftar di BIKKB Kuansing, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan unsur kecamatan. Kepala BIKKB Kuansing Ir Maisir dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan partai politik serta untuk menciptakan dan memelihara iklim yang kondusif dalam menghadapi pelaksanaan Pilgubri, Pilpres dan Pemilu Legislatif 2009. Asisten I H Ridarman SH MM yang juga sebagai nara sumber lebih banyak menyampaikan materi tentang optimalisasi peran partai politik dalam menciptakan dan memelihara iklim politik yang kondusif bagi penyelenggaraan pemerintahan. Sementara Marwan Yohanis sendiri lebih banyak memfokuskan perhatian pada perkembangan demokrasi di Indonesia. Dalam makalahnya, Ridarman menyebutkan salah satu kunci kesuksesan untuk konsolidasi demokrasi adalah partai politik yang mau dan mampu mempresentasikan konstituenya. Namun, banyak partai-partai politik di Indonesia yang mengalami krisis legitimasi. Tumbuhnya partai politik, merupakan indikator meningkatnya kesadaran fdan partisipasi secara formal masyarakat di dalam memanfaatkan institusi politik sebagai alat menyampaikan pendapatnya, agar dapat mempengaruhi kebijakan secara langsung. Secara teoritis, partai politik memang sangat diperlukan dalam sistem demokrasi. Partai politik dianggap sebagai lembaga politik formal yang berfungsi mengartikulasi kepentingan konstituennya, untuk pengambilan kebijakan strategis. Selain itu, Parpol juga berfungsi sebagai lahan semaian kaderisasi dan rotasi kepemimpinan paling strategis. Disanalah partai politik menjadi alat perjuangan rakyat yang efektif diantaranya melalui proses politik yang legitimate.(dac) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|






