• Advertisement
  • Advertisement
  • Advertisement
Senin, 08 September 2008 || 7 Ramadan 1429 Hijriah
Total SportBungkam Kritik

Minggu, 07 September 2008

article thumbnail

Teras UtamaKloter Haji Pertama Berangkat 5 November

Minggu, 07 September 2008

article thumbnail

Rel KA di Riau Terkendala Dana
Kamis, 26 Juni 2008
Laporan NUR HIDAYAT, Bandung
Pembuatan rel Kereta Api (KAI) di lintas Riau masih sulit diwujudkan. Masalah pendanaan salah satu penyebab terhentinya bentangan rel KA di wilayah ini. Padahal, rencana untuk menancapkan jalur besi di Riau ini, sudah lama menjadi pembahasan, baik oleh pihak manejemen KA sendiri maupun pemerintah setempat.

Menurut Kepala Divisi Sarana PT KAI, Tating Setiawan kepada Riau Pos di Bandung menyebutkan, pembuatan bentangan rel KA di daerah Riau ini, kemungkinan bakal tertunda kembali. ‘’Memang, rencana untuk membuat rel KA di daerah Riau ini sudah lama menjadi bahasan. Namun, persoalan dana yang menjadi masalah,’’ ujarnya.

Jadi, kata dia, meski daerah ini sangat berpotensi pembangunan KA jika KA dioperasikan, misalnya banyaknya sawit yang harus diangkut, tetapi untuk mewujudkannya susah diprediksi. Putusan untuk mewujudkan pembangunan rel KA di Riau ada di pemerintah pusat. Menyinggung dioperasikannya KA wisata di daerah Sumatera Barat, khususnya di jalur Padang-Padang Pariaman, menurut Tating, itu hanya sekadar memanfaatkan track saja. ‘’Kalau dihitung keuntungannya secara materi ya mungkin tidak ada,’’ ujarnya.

Pengoperasian KA wisata di daerah ini, kata Tating hanya untuk menjaga track saja. Jangan sampai track yang sudah ada itu tidak bermanfaat. Kalau track yang ada tidak dimanfaatkan, pihak PT KA khawatir track menjadi hilang begitu saja, karena lahannya dimanfaatkan oleh masyarakat seperti yang banyak terjadi di Pulau Jawa.

KA wisata yang selama beroperasi satu pekan satu sekali itu,   dioperasikan untuk masyarakat yang hendak berdarmawisata saja. Tarif tiketnya, sama dengan tiket KA penumpang lainnya. Namun katanya, jika ada yang menginginkan KA wisata dicarter, pihak PT KA siap melayaninya. Tarifnya, disesuaikan. Yang pasti, akan lebih tinggi dibanding tarif KA wisata.(nur/fiz)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailFresh Lemon Sharp Siap Bersaing

Jumat, 05 September 2008

PEKANBARU (RP) - MASIH ingat kesegaran lemon yang telah diberikan Sharp sejak Hari Ibu tahun 2006 yang lalu hingga kini?

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailKembalikan Fungsi Awal Portal Jembatan Siak

Jumat, 05 September 2008

RUMBAI (RP) - Tumbangnya portal Jembatan Siak di sisi pesisir Rumbai memang sudah diwanti-wanti sejak awal. Apalagi sejak di bagian atas jembatan itu dipasang tempat baliho raksasa, beban...

Simak Juga