| Daftar lewat Golkar |
| Rabu, 25 Juni 2008 | |
|
PEKANBARU (RP) - Kandidat Bakal Calon Wakil Gubernur Riau (Wagubri) yang turut maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Riau 2008, Drs H Raja Mambang Mit, mengambil formulir pendaftaran calon di Komisi Pemilihan Daerah (Pilkada) Riau. Yang mengejutkan, dalam buku tanda terima pengambilan formulir, Mambang mendaftar dengan dukungan dari Partai Golkar.
Padahal, sampai Selasa (24/6) kemarin yang juga merupakan hari terakhir pengambilan formulir pendaftaran di KPUD Riau, Partai Golkar belum mengumumkan siapa calon pendamping Rusli Zainal maju di Pilkada Riau. Selain itu, masih di buku pendaftaran pengambilan formulir tersebut, ada juga nama Raja Meizir Mit yang tak lain adalah abang kandung Mambang Mit. Meizir adalah sosok yang disebut-sebut sebagai salah seorang ‘bidan’ yang mengantarkan Rusli Zainal ke kursi Gubernur Riau, saat Pilkada 2003 lalu. Tak hanya Mambang Mit, kejutan yang tak kalah serunya juga muncul dari kalangan independen, Irianto Rab yang telah mendeklarasikan diri mendampingi Soemardhi Thaher malah datang sendiri mengambil formulir pendaftaran. Padahal, namanya sudah tertera bersama dengan Soemardhi sebelumnya. Informasi dari staf KPU Riau, dia melihat adanya aroma ketidakakuran antara Soemardi dengan Irianto saat bertandang ke KPUD Riau pada Senin (23/6) petang lalu. Itulah agaknya yang menyebabkan Irianto lantas memutuskan mengambil jalan sendiri. Nama-nama lain yang terdaftar, di antaranya Marjan Ustha yang diambilkan formulirnya oleh Arman L Wisnu dan Drs Syahril Abubakar MSi yang diambilkan formulirnya oleh H Bustami. Tapi anehnya, kedua sosok ini tak menyertakan partai pendukung. ‘’Percuma saja mereka mengambil formulir bila tak ada partai pendukung. Itu sama saja dengan mempermalukan diri sendiri,’’ sebut Ketua Kelompok Kerja (Pokja) pendaftaran bakal calon di KPU Riau, Syamsul Djaafar yang ditemui kemarin. Hingga hari terakhir penutupan pengambilan formulir pendaftaran calon oleh KPU Riau, tercatat sebanyak 20 formulir yang terambil. 13 formulir di antaranya diambil melalui jalur partai politik dan tujuh formulir lewat jalur perseorangan. Diantara nama calon yang tertera dalam pengambilan formulir tersebut, untuk calon jalur Parpol terdapat nama Thamsir Rachman (TR), Ismail Royan yang didukung PKS dan PBR, H Zamharir-Taufan Andoso Yakin (Zapin) didukung PAN, PDS dan Partai Buruh, Inu Kencana, Chaidir-Suryadi (CS) didukung PDIP, Rusli Zainal didukung Golkar, Edi Basri didukung PBR, H Wan Abu Bakar MSi didukung PPP, Rusli Zainal didukung PKB, PKS tanpa menyertakan dukungan calon, Marjan Ustha dan Syahril Abubakar, serta Mambang Mit. Sedang calon perseorangan ada nama Sri Wahyuni Kadir Abas, Persada Gopta, Soemardhi Thaher-Irianto Rab, HM Ghadillah, R Bambang Sutikno, Rifa Gofanelo dan Irianto Rab. Ajukan Surat Mundur Selain mengambil formulir pendaftaran di KPU Riau, Mambang Mit juga mengaku, sudah mengajukan surat pengunduran diri kepada Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP selaku atasannya. ‘’Saya sudah ajukan surat pengunduran diri baru-baru ini kepada bapak gubernur selaku atasan saya, insyaAllah beliau (gubernur, red) akan menyetujui keinginan saya ini,’’ ujar Mambang saat ditemui di sela-sela peresmian 20 proyek di lingkungan Pemprov Riau, Selasa (24/6). Dikatakannya, dirinya optimistis pengunduran dirinya tersebut akan disetujui oleh gubernur, sebab biasanya untuk pekerjaan-pekerjaan yang baik seperti ini gubernur selalu menyetujuinya bahkan akan mendorongnya. Seperti diketahui, selama ini dikabarkan HR Mambang Mit akan maju dalam pilkada Riau pada September mendatang akan mendampingi Rusli Zainal SE MP. Mambang Mit diplot menjadi wakil dalam pilkada mendatang. Namun, sampai saat ini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar belum memutuskan siapa pendamping Rusli Zainal dalam pilkada mendatang.(kaf/g) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|



