| "CS" Modal Pas-pasan |
| Selasa, 24 Juni 2008 | |
|
PEKANBARU (RP)-Ketua DPD PDIP Riau Suryadi Khusaini mengatakan, saat ini persiapan CS (Chaidir-Suryadi) sudah melakukan inventarisir juru kampanye dan gerakan sumbangan dari anggota DPRD provinsi/kabupaten/kota. Sebab ia yakin, dukungan 15 persen untuk CS akan terpenuhi.
Soal sumbangan ini, diakuinya mengadopsi strategi Cagub-Cawagub Jawa Tengah Bibit Waluyo-Rustriningsih yang menurut perhitungan sementara quick count berhasil memenangkan Pilkada Jateng. ‘’Modal kita ikut Pilgubri memang pas-pasan. Jadi semuanya harus gotong royong, oleh karenanya dalam kampanye nanti kita tidak akan mewah-mewahan. Sederhana dan komunikatif saja,’’ sebutnya. Suryadi menyebut Megawati dan Taufik Kiemas termasuk juru kampanye CS yang disiapkan. Soal dukungan partai yang akan koalisi dengan PDIP, tegas Suryadi, tak jadi masalah. Saat ditemui di gedung Lancang Kuning DPRD Riau, Senin (23/6), Suryadi mengatakan partainya telah mengantongi partai lain yang berkomitmen mendukung duet CS. Namun ia enggan menyebutkan nama partai itu dengan alasan etika politik dan kekhawatiran disalip oleh pihak yang lebih kuat. Walau demikian, Suryadi sedikit membocorkan bahwa koalisi nantinya akan melebihi syarat 15 persen. Dengan jumlah kursi PDIP sebanyak tujuh kursi, maka masih kurang dua kursi lagi untuk mencukupi syarat mengusung calon. ‘’Kita sudah cukup satu perahu, bahkan syarat itu lebih. Nanti kita akan deklarasi yang disatukan dengan pendaftaran calon di KPU. Partai yang mendukung kita adalah partai yang belum mendukung calon setakad ini,’’ jelas Suryadi. Dilihat dari fakta politik saat ini, partai yang belum mendukung calon adalah Partai Bintang Reformasi (PBR) yang memiliki lima kursi, Partai Bulan Bintang (PBB) satu kursi, Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) satu kursi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dua kursi dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lima kursi. Pada kesempatan terpisah, Chaidir juga memastikan perahu yang akan mengantarkan mereka ke kursi Riau satu sudah terpenuhi. Sama dengan Suryadi, dirinya pun menolak menyebutkan nama partai yang berhasil dirangkul itu. ‘’Yang jelas kita optimis maju, berkat dukungan masyarakat dan partai Insya Allah jalan menuju kesana tetap terbuka,’’ ujar Chaidir yang baru sehari sampai di Pekanbaru setelah beberapa hari keluar daerah. Sementara itu beberapa pengurus partai yang belum mendukung calon masih tetap menyembunyikan calon. Seperti yang dikatakan Ketua DPW PBB Riau H Zulkarnaen Noerdin SH MH, partainya masih melakukan evaluasi terhadap nama-nama yang berkembang. ‘’Kita bertarung dengan waktu, mudah-mudahan dalam waktu dekat akan diperoleh keputusannya. Beberapa kandidat sudah mulai mengerucut, termasuk pasangan CS kita pertimbangkan,’’ sebutnya. Senada juga dikatakan Ketua DPW PBR Riau Edi Basri, baru-baru ini yang menyebut partainya belum final dalam menentukan jagoan karena masih dalam pembahasan. Suryadi yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan ini mengatakan, jelang pendaftaran cagub/cawagub akan dilakukan deklarasi pasangan beserta partai pendukung. Setelah itu langsung melakukan pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau. Proses ini dilaksanakan sekali jalan dan tidak terpisah. ‘’Makanya hingga saat ini kita masih welcome dengan partai mana saja. Bahkan kita masih membuka ruang untuk Partai Buruh dan PDS agar kembali berkoalisi,’’terang Suryadi. Meskipun sudah memenuhi target 15 persen dukungan partai politik, bukan berarti CS berdiam diri. Kata Suryadi, saat ini pihaknya terus mempersiapkan tim pemenangan pilkada. Bahkan mereka telah merencanakan untuk mengundang Ketua Umum DPP PDI P Megawati Soekarno Putri untuk menjadi juru kampanye beserta sejumlah pengurus DPP.(wws/rpg) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|



