| Disiapkan Listrik Berkapasitas 4,5 MW |
| Sabtu, 21 Juni 2008 | |
|
Laporan Abu Kasim, Siak
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Siak kini sedang mempersiapkan ketersediaan listrik jangka pendek yang berkapasitas 4,5 Mega Watt (MW). Tapi listrik ini hanya untuk mengatasi krisis yang terjadi pada fasilitas pemerintah dan belum mencakup keperluan masyarakat. Untuk sumber listrik ini, Pemkab Siak bukan membeli mesin baru, tapi hanya menghimpun seluruh mesin yang saat ini berada secara terpisah. ‘’Penyediaan energi listrik ini bukan dengan membeli baru, tapi mesin yang ada saat ini akan difungsikan maksimal,’’ ujar Kabag Ekonomi Setdakab Siak, Ir H Wan Muhammad Yunus MM kepada Riau Pos, Jumat (20/6) di Siak. Menurutnya, pembangkit listrik milik Pemkab Siak jumlahnya cukup banyak dan letaknya berserakan. Jika dihimpun menjadi satu tempat, maka daya yang ada sebanyak 4,5 MW dan secara keseluruhan dapat memenuhi keperluan listrik untuk fasilitas umum Pemkab dan juga perumahan PNS. Tapi yang akan difungsikan nantinya hanya 3,5 MW. Selebihnya akan dijadikan stok mengatasi kekurangan energi listrik. Dikatakannya, mesin yang akan dihimpun menjadi satu tempat, saat ini berada di Kantor Bupati Siak, Islamic Centre, Peruhaman Bupati dan di sejumlah perkatoran di lingkugan Pemkab. Wan Yunus juga menyebutkan, setelah dihimpun menjadi satu tempat, mesin akan diletakkan di belakang perumahan pejabat eselon II Pemkab Siak. Dengan demikian nantinya seluruh penerangan di Jalan Raja Kecik, Jalan Hang Tuah, Jembatan Siak, Kompleks Perumahan Bupati Siak, Kompleks Perkantoran Tanjung Agung dan Perumahan Pemkab Siak dapat dilayani dengan mesin milik Pemkab. ‘’Jika rencanya ini jalan, maka kita tidak menggantungkan ketersediaan energi listrik kepada PLN. Meski dalam aturan yang berlaku ketersediaan listrik ini tanggung jawab PLN, tapi bila melihat kondisi saat ini, maka PLN tidak mampu menyediakan listrik di Siak,’’ ujarnya. Apalagi kata Wan Yunus, perkembangan Siak semakin pesat, jika tidak didukung dengan ketersediaan listrik, maka Siak sebagai ibu kota tidak akan pernah maju. Makanya Pemkab Siak selalu mencari sumber enegri alternatif meski kostnya cukup mahal, karena sumber energi 3,5 MW ini adalah mesin diesel yang menggunakan bahan bakar minyak jenis solar. Untuk merealisasikan program ini, Wan Yunus mengaku, saat ini sedang dilakukan proses tender terbuka. Diharapkan setelah ada pemenangnya, maka mesin-mesin yang ada ini segera disatukan dan cepat beroperasi. Apalagi saat ini listrik PLN mengalami gangguan dan kondisi pemadaman secara bergiliran sudah berlangsung selama dua bulan.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|






