| Mendagri Setujui RZ-Wan Lepaskan Jabatan |
| Sabtu, 21 Juni 2008 | |
|
PEKANBARU (RP)-Pengajuan surat pengunduran diri melepaskan jabatan oleh Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP (RZ) dan Wakil Gubernur Drs H Wan Abu Bakar MS MSi (Wan) beberapa waktu lalu karena akan ikut Pilguri , disetujui dan diteken Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto. Namun, sampai saat ini Mendagri belum menunjuk siapa Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau.
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Riau Drs H Raja Mambang Mit di Pekanbaru, Jumat (20/6) mengungkapkan, persetujuan Mendagri tersebut sudah diterima, kapan RZ dan Wan akan mengundurkan diri setelah keduanya mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk ditetapkan sebagai salah seorang calon yang akan ikut serta. ‘’Mendagri sudah menyetujui pengunduran diri Gubernur Rusli Zainal dan Wakil Gubernur Wan Abu Bakar, siapa Plt-nya belum ditetapkan oleh Departemen Dalam Negeri (Depdagri). Jika gubernur sudah mendaftar baru Plt tersebut ditetapkan oleh Depdagri sampai terpilihnya Gubernur Riau definitif hasil pilkada,’’ tutur Sekdaprov. Terkait surat pengunduran diri Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Drs H Raja Thamsir Rachman yang mundur karena keikutsertaannya dalam pilkada mendatang, Sekdaprov mengatakan belum mengetahuinya, akan tetapi rasanya mungkin juga sudah disetujui oleh Mendagri. ‘’Saya rasa surat pengunduran diri Pak Thamsir Rachman juga sudah disetujui, hanya saja saya belum mengetahui secara persis. Yang jelas, untuk surat pengunduran Pak Gubernur dan Wagub sudah disetujui oleh Mendagri,’’ tuturnya lagi. Terkait pengunduran dirinya, karena dikabarkan ia akan menjadi calon wakil gubernur yang akan mendampingi Rusli Zainal dalam pilkada ini, Mambang mengatakan akan segera mengajukannya jika memang dirinya nanti sudah ditetapkan sebagai salah seorang calon wakil gubernur. Pengajuan surat pengunduran diri tersebut akan ia ajukan ke Gubernur Riau, yang selanjutnya gubernur akan menunjuk Plt sekda yang baru. ‘’Plt gubernur, itu kewenangan mendagri, sedangkan Plt Sekdaprov menjadi kewenangan gubernur, saya akan ajukan pengunduran diri jika nanti sudah ditetapkan sebagai salah seorang calon wakil gubernur,’’ tuturnya lagi ”Digantung” Dalam pada itu, Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar (DPP Golkar) menggantung pasangan Cagubri HM Rusli Zainal SE MP, yang juga calon incumbent, sampai Pilkada Jawa Tengah usai. Sesuai jadwal, Pilkada Jateng akan digelar pada 22 Juni nanti. ‘’InsyaAllah setelah Pilkada Jateng ini, kita akan tetapkan pendampingnya,’’ janji Ketua DPP Golkar yang sekaligus Korwil Riau dan Kepri Firman Subagyo kepada Riau Pos di Jakarta, Jumat (20/6). Firman mengakui, pihaknya sudah mengantongi beberapa nama dari hasil survei yang dilakukan LSI terkait siapa yang paling berpeluang menjadi pendamping Rusli. Sayangnya, Firman masih merahasiakan nama-nama itu. ‘’Survei dari LSI sudah selesai dan sudah ada hasilnya. Tapi siapa yang akan kita tetapkan, tunggu saja nanti kita bahas setelah Pilkada Jateng,’’ ujar Firman lagi. Firman menjelaskan bahwa hasil survei bukanlah keputusan final. Hasil survei hanya akan dijadikan sebagai salah satu pertimbangan. Bukan berarti, siapa nama yang paling kuat seperti hasil survei secara otomatis akan menjadi pendamping Rusli. ‘’Hasil survei itu, kan salah satu variabel yang akan menjadi pertimbangan kita di samping berbagai pertimbangan lainnya. Survei itu kan menunjukkan kekuatan seseorang. Kita juga harus lihat bagaimana seorang figur itu, apakah secara politis, geografis dan sebagainya, nanti baru kita putuskan,’’ jelas anggota DPR RI itu. Saat didesak, bukankah DPP Golkar sudah hampir pasti menunjuk Sekdaprov Riau HR Mambang Mit sebagai pendamping Rusli, apalagi Mambang sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai Sekda, hal itu semakin menguatkan dugaan bahwa Mambang akan menjadi cawagubri mendampingi Rusli, Firman membantahnya. ‘’Sampai sekarang belum ada keputusan dari DPP. Kalau Pak Mambang mengajukan surat pengunduran diri, ya itu terserah beliau. Itu bukan atas permintaan DPP,’’ jawabnya, tegas.(eyd/g) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|





