• Advertisement
  • Advertisement
  • Advertisement
Jumat, 05 September 2008 || 5 Ramadan 1429 Hijriah
Total SportAncaman Kudeta

Jumat, 05 September 2008

article thumbnail

Teras UtamaUrip 20 Tahun Penjara

Jumat, 05 September 2008

article thumbnail

Jumlah Hewan Kurban Capai 5.614 Ekor
Jumat, 21 Desember 2007
ImageLaporan M HAPIZ, Kota Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
Diperkirakan sebanyak 5.614 ekor hewan kurban disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1428 H. Jumlah ini terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya dengan total 5.100 ekor. Untuk tahun 2008 mendatang, jumlah hewan kurban akan diperkirakan semakin bertambah. Asumsi dan prediksi ini berdasarkan jumlah penduduk yang semakin bertambah, ditandai kelihiran dan urbanisasi.

Kepala Dinas Pertanian Kota Pekanbaru, Sentot Prayitno kepada Riau Pos menyebutkan, pertambahan jumlah hewan kurban ini sesuai prediksi pertambahan penduduk kota Pekanbaru. Setiap tahun kata dia, pertambahan terjadi 300-500 ekor sapi. Apakah keadaan ekonomi mempengaruhi turun naiknya jumlah hewan kurban, ia mangatakan hal itu relatif dan biasanya tetap normal dan stabil sebab cara masyarakat berkurban sudah banyak hingga cara mencicil.

Karena pertambahan hewan kurban itu sendiri, yang terpenting menurutnya adalah kesehatan hewan dan kesehatan dari daging kurban yang disembelih dan dibagi-bagikan kepada masyarakat itu. Memperhatikan kesehatan hewan kurban ini karena akan diberikan kepada masyarakat dan dikonsumsi secara massal. ‘’Jika ada penyakit pada hewan kurban itu, satu kena, semua yang makan pasti kena. Ini makanya kesehatan hewan kurban itu perlu diperhatikan,’’ sebut dia.

Memperhatikan kesehatan hewan kurban, mulai dari kelayakannya sebagai hewan disembelih sampai layak dijadikan hewan kurban. Layak disebelih harus bebas penyakit dan tidak sakit. Sedangkan layak jadi hewan kurban, jantan dan cukup umur serta tidak cacat sedikitpun.

Kesehatan daging kurban sebelum dibagikan kepada masyarakat, membagikan dengan tidak lebih dari 12 jam karena bisa mengakibatkan busuk dan jika busuk penyakit akan banyak bersarang yang bisa saja sebabkan terjadi disentri atau penyakit lainnya. Warga yang memakan daging kurban juga baiknya memasak dengan suhu sampai 100 derajat celcius dan tidak membiarkan terlalu lama.

‘’Memperhatikan kesehatan hewan kurban, bukan hanya sebelum disembelih saja. Tapi juga setelah disembelih ketika menjadi daging yang dibagi-bagikan kepada masyarakat,’’ tuturnya.(yls)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailFresh Lemon Sharp Siap Bersaing

Jumat, 05 September 2008

PEKANBARU (RP) - MASIH ingat kesegaran lemon yang telah diberikan Sharp sejak Hari Ibu tahun 2006 yang lalu hingga kini?

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailKembalikan Fungsi Awal Portal Jembatan Siak

Jumat, 05 September 2008

RUMBAI (RP) - Tumbangnya portal Jembatan Siak di sisi pesisir Rumbai memang sudah diwanti-wanti sejak awal. Apalagi sejak di bagian atas jembatan itu dipasang tempat baliho raksasa, beban...

Simak Juga