| UMNO Warisi Feodalisme |
| Rabu, 28 Mei 2008 | |
|
Laporan JPNN, Kuala Lumpur
SISTEM feodalisme yang masih kuat di tubuh Partai (United Malay National Organizations) UMNO, dituding sebagai biang kerok partai terbesar di Malaysia itu kehilangan dukungan. Datuk Shahrir Abdul Samad, anggota komite tertinggi UMNO mengatakan bahwa kebudayaan feodalisme itu telah membuat “mati” demokratisasi. Orang-orang di dalam takut mengungkapkan pendapat mereka karena tidak mau dianggap bersikap kurang ajar pada pemimpin mereka. Menurut Samad, hal itu juga didukung dengan keegoisan pemimpin-pemimpin UMNO disetiap level yang hanya peduli pada kepentingan individu mereka. “Ya, mereka tidak mau membuka mulut karena takut posisi mereka terancam. Hal inilah yang saat ini terjadi di partai ini,” kecam Samad yang juga merupakan Menteri Perdagangan dan Konsumen Malaysia di Kabinet Abdullah Badawi ini. Malaysia Today edisi Selasa (27/5) melansir, menurut Samad, jika sikap para pemimpin UMNO tetap seperti itu maka partai itu tidak akan pernah sukses meraih dukungan rakyat Malaysia di masa depan. Samad yang juga bekas Menteri Wilayah Persekutuan pada masa kepemimpinan Mahathir Muhamad ini memang dikenal sebagai pemimpin yang kritis. “Jika kita melihat sejarah UMNO, partai ini menjadi kuat dan popular di Malaysia karena menjadi partai yang bersikap non-governmental. *** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




