Kamis, 04 Desember 2008 || 5 Zulhijah 1429 Hijriah
Total SportMusuh Abadi

Sabtu, 22 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTak Ada Solusi Atasi Krisis Global dalam APEC

Senin, 24 November 2008

article thumbnail

Ekonomi Nasional Tumbuh 6,28 Persen
Senin, 19 Mei 2008
JAKARTA (RP) – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi triwulan I-2008 mencapai 6,28 persen (year on year/yoy). Sedangkan dibandingkan triwulan IV-2007 (quarter to quarer/qtq) mencapai 2,1 persen.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Slamet Sutomo mengatakan pertumbuhan selama triwulan I banyak ditopang oleh sektor pertanian yang tumbuh hingga 18 persen.

”Ini karena mulai Januari dan terutama bulan Maret terjadi panen raya,” kata Slamet di kantornya kemarin (15/5).

Sektor lain yang mendukung pertumbuhan adalah keuangan-real estat-jasa perusahaan (1,8 persen), listrik-gas-air bersih (1,2 persen), pengangkutan-komunikasi 0,6 persen, dan sektor jasa-jasa 0,4 persen. Sedangkan sektor yang mengalami penurunan adalah industri pengolahan (minus 0,1 persen), perdagangan-hotel-restoran (minus 0,2 persen), pertambangan-penggalian (minus 1,1 persen) dan konstruksi minus 1,6 persen.

Meski tumbuh cukup tinggi, daya beli masyarakat mulai menurun. Hal ini ditunjukkan dengan pengeluaran konsumsi rumah tangga yang secara riil menurun 0,4 persen. Sedangkan pengeluaran konsumsi pemerintah juga menurun 30,5 persen.

”Ini karena konsumsi pada triwulan IV-2007 tinggi sekali,” kata Slamet. Di sisi lain, pembentukan modal tetap bruto atau investasi minus 0,6 persen. Di sisi penggunaan, pertumbuhan triwulan I memang banyak ditopang ekspor yang tumbuh 5,7 persen. Sedangkan impor tumbuh 5,7 persen.

Slamet menambahkan, perekonomian RI masih masih didominasi daerah-daerah di Pulau Jawa yang memberikan kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB) 58,1 persen. Lalu, Sumatera memberi andil 23,8 persen, dan sisanya daerah laun 18,1 persen. ”Jadi pertumbuhan memang belum merata,” katanya.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Depkeu Anggito Abimanyu mengatakan tren pertumbuhan di tiap triwulan berbeda-beda. ”Jika tak ada sesuatu, biasanya di triwulan satu lebih rendah. Lalu meningkat terus hingga triwulan keempat,” kata Anggito. Dia mengatakan, pertumbuhan 6,28 di triwulan I sudah cukup bagus.

”Jadi bukan berarti nanti di akhir tahun lebih rendah dari target,” kata Anggito. Dalam APBN Perubahan (APBNP) 2008, pertumbuhan ekonomi ditargetkan 6,4 persen. Belum lama ini, Menkeu mengatakan pertumbuhan ekonomi tahun ini diproyeksikan hanya mencapai 6 persen.(sof/jpnn)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org