Jumat, 21 November 2008 || 23 Zulqaidah 1429 Hijriah
Total SportFantastis

Jumat, 21 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTindak Tegas Biro Travel Telantarkan JCH di Malaysia

Jumat, 21 November 2008

article thumbnail

Mimpi Juara
Sabtu, 17 Mei 2008
ImageLaporan JPNN, London
Piala FA identik dengan kejutan. Tapi, final Piala FA 2007/2008 adalah yang paling mengejutkan sepanjang 127 edisi. Dan, puncak kejutan tersebut adalah saat Portsmouth versus Cardiff City bersua di laga pemungkas di Stadion New Wembley, London, malam ini (siaran langsung Antv pukul 21.00 WIB).
Lolosnya Portsmouh dan Cardiff ke final sekaligus mengakhiri dominasi big four (sebutan bagi empat klub raksasa Premier League, yakni Manchester United, Chelsea, Arsenal, dan Liverpool) sejak 1996. Ya, selama 13 edisi terakhir, hanya big four yang silih berganti menguasai Piala FA.

Nama Portsmouth memang tidak terlalu asing bagi pecinta sepakbola dunia. Itu karena Pompey (julukan Portsmouth) adalah anggota Premier League. Juara Piala FA 1939 itu didukung materi pemain yang lumayan berkualitas. Itu sudah dibuktikan tim besutan Harry Redknapp itu saat menyingkirkan Manchester United di babak perempatfinal lewat penalti Sulley Muntari.

Lolos ke final sekaligus mendekatkan impian Portsmouth berlaga di Eropa (via Piala UEFA) kali pertama sepanjang sejarah. Padahal, jika ditilik ke belakang, Pompey tiga tahun adalah tim yang nyaris terdegradasi. Baru setelah di-over take Alexandre Gaydamak pada Januari 2006, klub asal Fratton Park itu mulai unjuk gigi.

‘’Sekarang, mengangkat trofi juara bukan lagi mimpi. Kami tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan kali ini,’’ kata Harry Redknapp yang dua periode menangani Portsmouth (2002-2004 dan 2005 sampai sekarang), sebagaimana dikutip Sportinglife.

Redknapp sebenarnya pernah mencicipi Eropa. Tapi, sukses yang pernah diraihnya bersama West Ham United pada 1999, hanya sebatas juara di Piala Intertoto yang notabene ajang kualifikasinya Piala UEFA. ‘’Musim lalu kami nyaris tampil di Piala UEFA dari kompetisi (Premier League, red), sekarang kami kembali berpeluang. Tidak semua klub mendapat kesempatan kedua,’’ imbuh pelatih 61 tahun itu.

Cardiff? Namanya memang kurang familiar karena tim bergelar The Bluebirds itu berasal dari Championship alias Divisi I Liga Inggris. Meski bukan klub beken, Cardiff sempat menjadi yang terbaik di Piala FA pada 1927. The Bluebirds bahkan pernah mencatat hasil sensasional di Eropa, yakni kala menembus semifinal Piala Winners 1967/1968.

Pro kontra soal status Cardiff yang asal Wales pun tidak lagi kontroversial menyusul penetapan FA (Asosiasi Sepakbola Inggris). FA menetapkan bahwa The Bluebirds tetap sebagai wakil Inggris di Piala UEFA seandainya menjuarai Piala FA. Terlepas hal itu berseberangan dengan kebijakan otoritas sepakbola Wales.

‘’Kami tidak memikirkan apa yang terjadi di Piala UEFA nanti. Terpenting, kami sukses dulu di final Piala FA,’’ urai Dave Jones, tactician Cardiff, kepada Soccernet.(dns/aga)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailBank Danamon Buka Cabang Baru

Jumat, 21 November 2008

Kucuran Kredit Capai Rp9 Triliun Laporan KARTINI FATTACH, Pekanbaru kartini-fattach@riaupos.co.id MEMPERMUDAH pelayanan ke para nasabah sekaligus memperlebar sayap bisnis di Riau, Bank...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailJalan Sudirman Ditutup Satu Jalur

Jumat, 21 November 2008

Mulai 07.00 s/d 13.00 WIB Laporan MUSLIM NURDIN dan RPG, Kota redaksi@riaupos.co.id UNTUK melancarkan pelaksanaan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpilih H Rusli Zainal SE dan...

Simak Juga