• Advertisement
  • Advertisement
  • Advertisement
Jumat, 05 September 2008 || 5 Ramadan 1429 Hijriah
Total SportAncaman Kudeta

Jumat, 05 September 2008

article thumbnail

Teras UtamaUrip 20 Tahun Penjara

Jumat, 05 September 2008

article thumbnail

Pengawasan Dinas Tata Kota Lemah
Rabu, 09 April 2008
KOTA (RP) — Meluapnya air Sungai Sail tidak terlepas dari lemahnya pengawasan Dinas Tata Kota Pekanbaru. Pasalnya, banyaknya pembangunan perumahan yang tidak berwawasan lingkungan telah menyebabkan penyempitan sungai.

Penilaian ini disampaikan oleh anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Ir Noviwaldy Jusman kepada Riau Pos, kemarin. Menurutnya, meluapnya Sungai Sail tidak terlepas dari ulah manusia. Untuk itu, perlu pengawasan yang serius dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terutama dalam memberikan izin mendirikan bangunan terutama di sepanjang garis sepadan sungai. Sebab sekarang ini di sepanjang sungai itu banyak berdiri bangunan.

‘’Padahal batas minimal bisa dibangun perumahan dan bangunan lainnya adalah sekitar 25 meter tapi kenyataannya, sekarang banyak perumahan warga di sepanjang sungai itu,’’ ungkapnya.

Terkadang ini menjadi keanehan bagi dirinya, sebab di sepanjang Sungai Sail itu masih ada dibangun perumahan yang sebenarnya sangat berpengaruh terjadinya genangi air sepanjang sungai itu. ‘’Berarti ini kelemahan dari Distako dalam pengawasannya, sebab bisa lolos memberikan izin bangunan di sepanjang Sungai Sail itu,’’ jelasnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa untuk permasalahan Sungai Sail ia pernah berdiskusi bersama dengan Dirjen PU. Adapun saran dari Dirjen saat itu, agar Sungai Sail diperbesar kapasitasnya. Mulai dari kedalaman sungai, lebar sungai dan batas pemukiman rumah warga dari pinggir sungai.

‘’Melakukan itu semua, tentu perlu biaya yang tak kecil. Dan mengeluarkan biaya sangat besar dari APBD,’’ jelasnya.

Anggota Komisi IV lainnya, Drs H Martius Busti MM MH meminta pemerintah untuk melarang pembangunan perumahan di sepanjang Sungai Sail. Sebagai gantinya, dilakukan penghijauan dengan penanaman pohon yang bisa menyerap air. ‘’Tapi kenyataannya di lapangan, perumahan semakin banyak, berarti ini kelemahan dari pihak yang memberikan izin,’’ jelasnya.

Saat dikonfirmasi ke Dinas Tata Kota Pekanbaru, Kepala Dinas Tata Kota Pekanbaru, Idris Sani membantah perumahan yang mendapatkan izin dari Distako sebagai penyebab meluapnya Sungai Sail. Ia katakan perumahan yang dibangun sesuai IMB didirikan sesuai dengan Garis Sempadan Sungai.

Idris Sani malah menyalahkan warga yang membangun bangunan liar tanpa izin di sepanjang Sungai Sail. ‘’Yang terjadi adalah banyak warga yang membangun tanpa izin di sepanjang Sungai Sail,’’ katanya.

Hal yang sama juga diutarakanKasubdis Pengawasan Distako Pekanbaru, Ir Syafril Tamun. Ia mengatakan memang banyak bangunan liar milik warga yang berdiri di sepanjang aliran Sungai Siak.

Menurut dia, pemberitahuan dan sosialiasi sudah sering dilakukan kepada masyarakat Pekanbaru. Dimana dalam melaksanakan pembangunan sebaiknya mengurus IMB terlebih dahulu.

‘’Bangunan liar milik warga banyak sekali berdiri di sepanjang aliran Sungai Sail. Kondisi inilah yang sangat disayangkan. Sebaiknya warga merasa melanggar ketentuan berlaku membongkar sendiri bangunan yang dibangunnya di sepanjang Sungai Sail,’’ jelasnya.

Distako, tambah Syafril Tamun, tidak akan memberikan izin lagi bila ada bangunan yang akan dibangun di sepanjang aliran Sungai Sail. ‘’Sebab, kawasan tersebut bukan peruntukan pembangunan lagi,’’ katanya.(esi/new)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailFresh Lemon Sharp Siap Bersaing

Jumat, 05 September 2008

PEKANBARU (RP) - MASIH ingat kesegaran lemon yang telah diberikan Sharp sejak Hari Ibu tahun 2006 yang lalu hingga kini?

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailKembalikan Fungsi Awal Portal Jembatan Siak

Jumat, 05 September 2008

RUMBAI (RP) - Tumbangnya portal Jembatan Siak di sisi pesisir Rumbai memang sudah diwanti-wanti sejak awal. Apalagi sejak di bagian atas jembatan itu dipasang tempat baliho raksasa, beban...

Simak Juga