| Dana Kurang, Kontraktor Talangi Jembatan Teluk Masjid |
| Rabu, 09 April 2008 | |
PEKANBARU (RP) - Kontraktor yang melaksanakan pembangunan Jembatan Teluk Masjid akan menalangi kekurangan dana sebesar Rp111 miliar. Dengan solusi ini, maka proyek yang termasuk dalam multiyears tersebut direncanakan selesai tahun 2008. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kimpraswil Riau Firdaus MT kepada Riau Pos, Selasa (8/4) di kantor Gubernur Pekanbaru.
Firdaus mengatakan, dana yang akan ditalang oleh kontraktor tersebut akan dibayarkan dengan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) 2008 dan APBD Riau 2009.‘’Kita usulkan tambahan anggaran ini di luar kontrak proyek multiyears. Intinya penyelesaian jembatan tersebut tetap dilakukan tahun ini,’’ sebut Firdaus. Firdaus menjelaskan, dari awal pembangunan Jembatan Teluk Masjid ini memang anggarannya tidak mencukupi. Hal ini terjadi karena adanya pergeseran lokasi jembatan dari hulu ke hilir. ‘’Pergeseran lokasi jembatan dari hulu ke hilir berdasarkan surat yang dikirim Bupati Siak. Soal adanya penambahan anggaran sebesar 10 persen sesuai dengan ketentuan Kepres tidak akan melanggar apa yang kita lakukan,’’ ungkapnya. Ada tiga penyebab mengapa anggaran sebesar Rp178 miliar yang ada dalam kontrak tidak mencukupi pembangunan jembatan ini. Firdaus mengatakan, pertama perubahan lokasi, yang menyebabkan berubahnya tinggi bebas jembatan, berikutnya terjadinya perubahan terhadap bentang sungai yang lebih luas.(g) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|


PEKANBARU (RP) - Kontraktor yang melaksanakan pembangunan Jembatan Teluk Masjid akan menalangi kekurangan dana sebesar Rp111 miliar. Dengan solusi ini, maka proyek yang termasuk dalam multiyears tersebut direncanakan selesai tahun 2008. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kimpraswil Riau Firdaus MT kepada Riau Pos, Selasa (8/4) di kantor Gubernur Pekanbaru.









