• Advertisement
  • Advertisement
  • Advertisement
Sabtu, 30 Agustus 2008 || 27 Syakban 1429 Hijriah
Total SportSaatnya Juara

Jumat, 29 Agustus 2008

article thumbnail

Teras UtamaSepakati Multi Tafsir Perjuangan Pers

Jumat, 29 Agustus 2008

article thumbnail

article thumbnailKebakaran Hebat di Inhil, 300 Jiwa Terpaksa Mengungsi

Jumat, 29 Agustus 2008

TEMBILAHAN (RP) - Kebakaran hebat melanda pemukiman warga Parit 13 Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (28/8) sekitar pukul 14.40 WIB. Dalam waktu lebih kurang...

article thumbnailKomunikasi & BisnisPromo Merdeka Tinggal 3 Hari Lagi

article thumbnailKomunikasi & BisnisSharp Merdeka

Kisah Perempuan ”Perkasa’’ yang Lahirkan 21 Anak dari Rahimnya
Rabu, 09 April 2008
ImageSehari Masak 5 Kilo, Satu Anak Lahir di Becak
Sepintas, Halimah (44) sama seperti ibu-ibu kebanyakan. Namun, ia punya kelebihan, dimana dari rahimnya dilahirkan 21 orang bayi. Bagaimana kisahnya? Laporan JPNN, Denpasar

HINGGA kemarin, Selasa (8/4) kondisi Halimah, perempuan ‘’perkasa’’ yang melahirkan anak ke-21 di Rumah Sakit (RS) Sanglah, Denpasar, Bali, dinyatakan sehat. Bahkan, ibu berusia 44 tahun itu sudah bisa berjalan dan menggendong sang anak, Maimunah, bayi berumur tiga hari yang lahir lewat persalinan normal pada Sabtu (5/4) lalu.

‘’Alhamdulillah normal lagi. Beratnya 2,5 kilogram,’’ kata Halimah tentang kelahiran anak ke-21 itu saat dijenguk JPNN di sal Bakung Timur RS Sanglah.

Kenyataan bahwa bayi perempuan itu lahir normal dan lewat persalinan yang juga normal sangat membanggakan hati Halimah. Sebab, sejak kelahiran pertama, semua anaknya lahir normal lewat persalinan yang juga normal.

Hanya, ketika ditanya apakah masih siap melahirkan anak urutan berikutnya (ke-22), wanita yang tinggal di Gatsu Barat, Karang Sari, Denpasar Barat, itu tak menjawab dengan tegas. Sebab, dia mengaku takut saat ditawari dokter ikut KB, apalagi operasi streril. Tapi, mau melahirkan lagi juga tidak ingin.

‘’Sudah capek,’’ katanya.
Namun, sebagai istri yang memiliki suami dan tak mau ikut KB, Halimah sadar bahwa dia masih berisiko hamil lagi. Dengan kelahiran si bungsu berjenis kelamin wanita itu, komposisi sementara ke-21 anaknya adalah 10 pria berbanding 11 perempuan.

Godaan untuk melahirkan bayi ke-22 itu memang cukup besar. Sebab, ada calon ‘’donatur’’ yang siap membiayai anak-anaknya hingga besar jika wanita itu bisa menggenapi anaknya menjadi 22. Namun, dokter yang menanganinya menganjurkan dia steril. Sebab, dengan kemampuan melahirkan tiap satu setengah tahun seperti selama ini, wanita bertubuh subur itu dikhawatirkan bisa beranak 30. ‘’Saya cuma takut kalau disuruh steril,’’ katanya enteng.

Halimah sebenarnya sudah pernah ditulis JPNN pada Desember 2004, saat ‘’baru’’ mau melahirkan anak ke-19. Kini, anak ke-19 itu berumur tiga tahun lebih dan sudah punya dua adik. Pasangan Halimah dan Mas’ud tinggal di rumah berpagar seng sederhana di Gang Karang Sari. Rumah itu tergolong kecil jika ‘’disesaki’’ 20 anaknya. Namun, pasangan yang bekerja sebagai tukang celup kain terkesan bisa menikmati.

Meski hidup serba kekurangan, pasangan itu tak pernah mengeluh. Mereka menganggap anak banyak adalah kekayaan. Pasutri ini juga tak merelakan anaknya diadopsi orang. ‘’Sudah banyak yang datang kepada kami untuk mengadopsi. Tapi, saya dan istri pasrah saja. Biarkan kami menjalani (hidup) ini apa adanya,’’ kata Mas’ud kepada JPNN.

Menghidupi 20 anak (sebelum kelahiran Maimunah) bukanlah perkara mudah. Dalam sehari Mas’ud dan istri harus menyiapkan 5 kilogram beras. ‘’Paling berat beli susu. Saya beli dua kotak susu ukuran 300 gram hanya bisa bertahan dua hari,’’ kata Halimah.***
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

advertisement

 

Pro Otonomi

article thumbnailTesso Nilo Jadi 100.000 Hektare

PEKANBARU (RP) - BABAK baru untuk penyaelamatan...

article thumbnailPelindo-Pemkab Siak Teken MoU

PEKANBARU (RP)- Pelindo I Pekanbaru melakukan...

Berita Lainnya
Tidak ada gambar

StopGlobalWarming.org

Google

VALUTA ASING

29-Agt-2008 / 15:40 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9200.00 9100.00
SGD 6515.15 6420.15
GBP 16854.25 16616.25
AUD 7973.35 7851.35
JPY 85.09 83.51
EUR 13588.02 13414.02
sumber: Bank BCA
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailKedai Kopi Massa Kok Tong Lirik Pekanbaru

Jumat, 29 Agustus 2008

PEKANBARU (RP) - Kedai Kopi Massa Kok Tong yang sudah beroperasi sejak 1925 silam, kini hadir di Pekanbaru dengan lokasi di samping Hotel Grand Elite Pekanbaru. Kedai kopi khas Siantar ini...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailElpiji Tembus Rp105 Ribu

Jumat, 29 Agustus 2008

Pertamina: Jangan Beli di EceranKOTA (RP) — Pertamina baru saja menaikkan harga elpiji tabung isi 12 kilogram dari Rp63 ribu menjadi Rp69 ribu. Tapi, harga itu rupanya tak berlaku...

Simak Juga
article thumbnailPilgubri 2008Chaidir Tolak Politik Dagang Sapi

Jumat, 29 Agustus 2008

PEKANBARU (RP) - Calon Gubernur Riau drh Chaidir MM menolak berpolitik dengan cara dagang sapi. Cara tersebut, dijelaskan dia tidak sesuai dengan hati nuraninya sebagai seorang intelektual.

Simak Juga
article thumbnailMetrokrimPemilik Rumah Kos Tewas

Jumat, 29 Agustus 2008

Leher Digorok, Kepala DipukulKOTA (RP) - WARGA Jalan Nenas, Gang Teladan, RT 06/RW 03, Kelurahan Jadirejo, Kecamatan Sukajadi, Kamis petang (28/8) heboh. Pasalnya, di rumah petak dua yang dijadikan...

Simak Juga

Lowongan Kerja

Yahoo! Hot Jobs

Pojok

Semua Cagubri miliuner

Dah nak Ramadan nie, banyak sedekah Pak Long.

Belum jelas, isu mutasi pejabat Pemprov

Atau belom boleh dijelaskan, Pak Ngah?

Komitmen PLN makin dipertanyakan

Kedap-kedip macam maen mate ye, Wak?