|
Rabu, 02 April 2008 |
BUDAYA dan seni merupakan pencitraan dari kreatifitas masyarakat. Sampai peradaban berakhir, budaya dan seni akan terus hidup dan tidak akan pernah berhenti. Menyadari pentingnya seni dan budaya dalam adat orang Melayu, pada Senin lalu (31/3), Himpunan Penata Rias Penganten Indonesia (Harpi) bekerja sama dengan BKOW propinsi Riau, menggelar sosialisasi tata rias penganten Kota Pekanbaru dan adat istiadat Melayu Riau.
Acara yang bertujuan untuk mengembangkan, membudayakan, serta melestarikan tata rias penganten yang ada di nusantara ini dibuka Hj Septina Primawati Rusli selaku Pelindung Harpi Melati Riau, dan dihadiri oleh Ketua DPD Harpi Pusat Endang Sugiarto SPd, serta Ketua BKOW Riau Iwa Zulkifli Saleh. Sosialisasi Rias Pengantin ini terdiri dari demo rias yang di peragakan oleh DPP Harpi Pusat. Dalam peragaan diperlihatkan bagaimana cara merias penganten Kota Pekanbaru yang baik dan benar. Misalnya bagaimana pemakaian eye shadow, eye linner, bedak dan lain sebagainya.
Usai demo rias, acara ini dilanjutkan dengan pagelaran penganten dari 11 daerah yang ada di Provinsi Riau. Selain itu, juga dilakukan upacara adat istiadat Melayu Riau yang beraneka ragam, seperti upacara adat menempuh bidan perkawinan, upacara kelahiran dan lainnya. Berkat kerja sama Riau televisi dan Pemprov Riau, acara ini dirangkum pada siaran tunda yang akan disiarkan pukul 21.00 WIB malam ini di layar Rtv.(rpg)
|