| Defitri Akbar, Berjuang demi Mangrove |
| Minggu, 30 Maret 2008 | |
|
Defitri Akbar adalah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bahterah Melayu. Sebuah LSM, yang tahun lalu menjadi nominator penerima penghargaan Kalpataru di tingkat nasional. Sekaligus penerima penghargaan Setia Lestari Bumi dari Gubernur Riau.
Pria kelahiran Bengkalis, 13 Desember 1969 ini telah memimpin LSM ini sejak tahun 2001 lalu. Dalam masa kepemimpinannya, dia bersama teman-temannya di LSM banyak berkutat dalam upaya pendampingan masyarakat dalam pelestarian hutan mangrove di tepian Pantai Bengkalis. Tak hanya itu, dia juga mengajarkan kepada generasi muda di sekolah untuk mengenal kegiatan pelestarian mangrove. Termasuk mengajak para siswa untuk melakukan penanaman mangrove. Alumni Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universtias Riau ini mengaku keterlibatannya dalam perjuangan melestarikan mangrove karena galau melihat kerusakan mangrove di Bengkalis. Menurutnya kerusakan mangrove terjadi karena minimnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya ekosistem mangrove. “Untuk itu kita lakukan pendampingan kepada masyarakat. Agar bisa menyelaraskan peningkatan ekonomi, sumberdaya manusia dan upaya pelestarian,” ungkap pria yang gemar bernyanyi sembari memetik gitar ini. (a) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|





