| Lanjutan Drama |
| Minggu, 16 Maret 2008 | |
|
Laporan JPNN, Milan
SELAMA sepekan ini, Giuseppe Meazza layaknya panggung drama bagi Inter Milan. Kejadian yang penuh keceriaan, kesedihan, dan tangisan anak manusia tersaji. Adegan dimulai Ahad (9/3) lalu, di stadion yang juga bernama San Siro itu penuh dengan kebahagiaan dan keceriaan karena berbarengan dengan perayaan seabad Inter. Kala itu, skuad Inter juga memberi kado manis dengan kemenangan atas Reggina 2-0. Namun pada Rabu (12/3) lalu, kesedihan terpancar dari wajah-wajah Internisti dan pemain. Itu setelah Inter dipermalukan Liverpool 0-1 dan terlempar dari Liga Champions. Pentas drama di markas La Beneamata (julukan lain Inter) makin menegangkan ketika secara mengejutkan allenatore Roberto Mancini mengumumkan pengunduran dirinya. Pria yang kerap dipanggil Mancio itu bakal meletakkan jabatannya pada akhir musim meskipun masih memiliki kontrak empat musim lagi. Sehari berikutnya, sorotan kembali ke Mancio yang menjilat pernyataannya mundur dari Inter. Setelah mendapat bujuk rayu dari Presiden Massimo Morati, pelatih berusia 43 tahun itu membatalkan niatnya. Drama ini bakal terus berlanjut pada hari ini, di mana Inter menjamu Palermo pada giornata ke-20 di Giuseppe Meazza. Pada laga yang disiarkan Trans7 mulai pukul 21.00 WIB itu akan diketahui apakah drama ini berakhir atau berlanjut? Ya, saat ini konsentrasi Javier Zanetti dkk hanya pada liga domestik, Serie A dan Coppa Italia. Konsolidasi kekuatan perlu dilakukan Mancio demi mengamankan scudetto di tangan mereka. Menghadapi Palermo adalah waktu yang tepat untuk membuktikan Inter bangkit dan melupakan kekalahan dari Liverpool. Mancini harus mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk menyusun strategi dan yang penting menjaga kondisi internal. Jika tidak, AS Roma yang terpaut enam poin siap mengincar posisi Inter. “Kami sempat kaget dengan pengumuman Mancio. Tapi, semua sudah kembali dan kami harus kembali fokus untuk Serie A dan Coppa Italia,” tutur kapten Inter Javier Zanetti yang dilansir situs resmi klub. Pada laga nanti, Inter masih dihantui krisis pemain belakang. Empat pemain mereka masih masuk ruang perawatan, yakni Olivier Dacourt, Walter Samuel, Ivan Cordoba, dan Maxwell. Tapi, Marco Materazzi yang mendapat skorsing saat menjamu Liverpool bisa tampil. Bomber Zlatan Ibrahimovic harus membuktikan sebagai striker haus gol. Pemain asal Swedia itu hampir dua bulan mandul gol. Terakhir, dia mencetak gol pada 20 Januari lalu. Ini yang membuat dia kalah bersaing dengan Marco Borriello (Genoa) dan David Trezeguet (Juventus), top skor sementara, dengan 16 gol, unggul satu gol dari Ibra. Meski Palermo tidak pernah menang atas Inter di Giuseppe Meazza, mereka bukan lawan mudah bagi Inter. Rosanero merupakan salah satu dari sedikit tim yang tidak kalah dari Inter pada putaran pertama kompetisi. Pada 28 Oktober 2007, CarvalhoAmauri dkk sanggup membuat penyerang-penyerang Inter mandul dan mengimbangi Nerazzurri 0-0. Musim lalu, Palermo juga mampu menahan Inter 2-2 di San Siro. Dengan performa L’Aquile, yang tak pernah kalah dalam tiga pertandingan terakhir, bukan tidak mungkin Inter bakal kembali dikejutkan di kandang sendiri. “Kami datang ke Milan dengan target membawa pulang poin. Kami sudah siap dengan penampilan hebat Inter, tapi Palermo tidak akan membiarkan mereka mendominasi pertandingan,” pungkas bek Rosanero Giuseppe Biava.(dio/ko/ted) |
| Berikutnya > |
|---|



