| Amankan Tender, Buat Komitmen Bersama |
| Kamis, 06 Maret 2008 | |
|
KOTA (RP) — Agar proses lelang pengadaan barang dan jasa tidak ricuh atau muncul konflik, sebaiknya dibuat komitmen bersama. Komitmen bersama ini antara Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, panitia pengadaan barang dan jasa serta asosiasi kontraktor atau pihak-pihak terkait lainnya.
‘’Komitmen ini bukan hanya pernyataan siap melaksanakan lelang secara baik dan transparan, tapi juga juga siap menerima sanksi misalnya kontraktor yang bermasalah langsung di-black list,’’ pendapat pengamat perkotaan, Dr Muhammad Ikhsan MSc kepada Riau Pos, Rabu (5/3). Disebutkannya, pelaksanaan lelang akan terhindar dari kericuhan jika proses dilaksanakan sesuai aturan yang ada, secara transparan tanpa ada permainan baik dari pemerintah sendiri maupun dari para rekanan. ‘’Alangkah baiknya sebelum lelang dilaksanakan dibuat komitmen bersama untuk menghindarkan agar lelang tidak ricuh. Persoalannya selama ini, jika satu atau dua terjadi permainan, maka seolah-olah semua pelaksanaan lelang bisa dimainkan. Image ini yang harus dihilangkan dimulai dari pemerintah sendiri hingga kemudian para rekanan yang tergabung dalam asosiasi masing-masing,’’tutur dosen sosiologis perkotaan program pasca sarjana Universitas Riau (Unri) ini. Rencana lelang internet menurutnya akan sangat positif menciptakan proses lelang yang transparan, meminimalisir terjadi permainan. Sudah saatnya sebutnya lelang dilaksanakan melalui internet karena akan lebih efisien dan terbuka antara satu dengan yang lainnya. Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru, H Fauaz Ilyaz yang menggantikan Wali Kota Pekanbaru Drs H Herman Abdullah MM selama mengikuti Orientasi Lemhanas selama 37 hari, menyatakan singkat sambil berlalu bahwa pelaksanaan lelang diserahkan ke masing-masing Satker dan ia tidak mengurus sampai detail termasuk upaya untuk menghindari kericuhan. ‘’Lelang di masing-masing Satker, tanya langsung ke Satker, termasuk kalau soal ribut-ribut itu. Pernyataan saya masih yang lama itu, kalau surat dari Poltabes untuk pengamanan sudah diterima dan diteruskan ke masing-masing Satker. Itu saja,’’ ujarnya tanpa mau mengomentari lebih jauh, termasuk pendapat membuat komitmen bersama.(hpz) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




