Jumat, 21 November 2008 || 23 Zulqaidah 1429 Hijriah
Total SportFantastis

Jumat, 21 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTindak Tegas Biro Travel Telantarkan JCH di Malaysia

Jumat, 21 November 2008

article thumbnail

Mutiara, Murid Kelas 3 SD Mahir Buat Email Sendiri
Minggu, 02 Maret 2008
Setelah ibundanya mendaftarkan diri sebagai warga RT RW Net, murid kelas 3 SD ini mempunyai kemampuan berinternet, termasuk mendaftarkan diri untuk memiliki sebuah account email di internet.

Laporan Nasori Habib
Usianya benar-benar masih hijau. Bulan Maret ini belum lagi genap 10 tahun. Tapi hobi anak yang lahir 1 Januari 1999 ini  unik.  Rasa ingin tahunya terhadap dunia internet membuat gadis kecil tiga bersaudara ini menjadi sangat spesial dibandingkan anak-anak seusianya pada umumnya. Bayangkan saja, sepulang sekolah dia langsung meng-on-kan PC di ruang kerja ayahnya, dan segera terhubung ke dunia internet. Di depan PC itu Mutia , sapaan Mutiara Seroja sudah terbiasa mengirim email, membuka email, ke game online dan mencari tahu hal-hal baru dari Google, mesin pencari yang sangat terkenal di seluruh dunia itu.

Menurut sang bunda, Dewi Kartika Sari,   hampir dapat dikatakan kemampuan berinternet Mutia didapat dari belajar sendiri melalui internet. “Belum ada pelatihan khusus dari sekolah yang mengajarkan internet ini untuk Mutia.  Boleh dikatakan dia belajar sendiri dari Internet, “ kata Dewi tentang anak pertamanya itu.

Dewi pun berterus-terang kadang-kadang Mutia yang menunjukkan cara-cara menggunakan fasilitas Internet. Kalau yang mendapat  trouble Mutia? “ Biasanya Mutia akan bertanya ke anak-anak mahasiswi dekat sini,” ujar Dewi.

Ditambahkannya, perubahan  positif yang dialami Mutia berangsur-angsur juga menular kedua adiknya. Walau kelihatan masih lebih menyukai aktivitas luar rumah, dua adik lelaki Mutia yang terpaut usia 1 dan 2 tahun itu  tak canggung lagi berinternet.

Kini Mutia, dua adiknya dan orang tuanya sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari internet. Bagi keluarga ini internet sudah menjadi pelengkap hari-hari mereka. Syukurnya lagi internet yang mereka pilih adalah internet yang disediakan oleh RT RW Net Riau Pos yang biayanya sangat miring.
Menggunakan ribuan sumber yang ada di Internet, boleh jadi Mutia akan mendapatkan iformasi lebih cepat dibanding teman-temannya di sekolah. Sementara ayahnya, Hendrizar yang bekerja di sebuah perusahaan swasta dapat menemukan tempat penjualan peralatan-peralatan kerja yang lebih baru dengan cara  yang lebih cepat.

Menurut Pimpinan Perusahaan Riau Pos, Drs H Sutrianto, paket RT RW Net seperti yang disediakan untuk Mutia dan keluarganya itu dapat dinikmati secara bersama-sama oleh empat rumah bertetangga. Namanya juga RT RW Net, paket ini didekiasikan Riau Pos agar lebih banyak masyarakat  dapat menikmati manfaat  Internet untuk pendidikan anak-anak, informasi dan keperluan-keperluan rumahan lainnya. “Kami menyebutnya sebagai iyuran warga, bukan tagihan bulanan. Sebab, warga  membayar iyuran akses internet yang digunakan mereka secara bersama-sama,” kata Sutrianto.

RT RW Net Riau Pos ini terus disempurnakan kemampuannya. Ke depan, sekolah-sekolah maupun institusi  yang ingin menggunakan internet tidak untuk tujuan profit di sekitar gedung Riau Pos Panam akan dapat menikmati  fasilitas internet murah ini.**

Nasori Habib
Divisi Online Riau Pos

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org