• Advertisement
  • Advertisement
  • Advertisement
Sabtu, 06 September 2008 || 5 Ramadan 1429 Hijriah
Total SportAncaman Kudeta

Jumat, 05 September 2008

article thumbnail

Teras UtamaUrip 20 Tahun Penjara

Jumat, 05 September 2008

article thumbnail

Lambung Sakit karena Tumor Ganas
Minggu, 02 Maret 2008
Bapak M. Anofi SNP yang kami hormati,
Sebelumnya saya sampaikan rasa terima kasih saya atas kesediaan herbalist dan Redaksi Riau Pos dalam menjawab dan memuat surat saya ini pada rubrik Konsultasi Pengobatan Alamiah yang Bapak asuh ini.

Yang akan saya sampaikan yakni mengenai sakit yang dialami oleh ayah saya. Begini Pak, dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan diketahui pada lambungnya ada tumor yang dicurigai sudah mengganas. Memang sebelumnya beliau sering juga mengeluhkan sakit pada perut terutama pada daerah lambungnya, yang dikira hanya sakit perut biasa saja seperti sakit maagh. Kondisinya saat ini kian memburuk, badan makin kurus, pucat, mual dan terkadang disertai dengan muntah dan lain sebagainya.

Melihat keadaannya sekarang ini kami berharap agar bapak bisa membantu/memberikan petunjuk agar ayah saya bisa sembuh dari penyakit yang berbahaya tersebut. Dokter yang merawatnya pun menganjurkan agar digabungkan dengan cara alternatif terutama keherbalismean katanya.

Kami sangat mengharapkan sekali jawaban dari Bapak, dan atas perhatian serta jawaban yang diberikan kami ucapkan terima kasih.

Heriyadi -
Dumai

Sdr. Heriyadi yang baik, lambung adalah organ tubuh penting yang berfungsi menampung makanan yang masuk ke tubuh yang kemudian diolah dan diserap oleh usus. Gangguan pada lambung dapat bermacam-macam bentuknya. Ada yang mengeluh rasa sakit sebelum atau sesudah makan. Ada pula yang mengeluh rasa mual, muntah, atau kehilangan nafsu makan, mudah lelah dan rasa tidak enak di ulu hati.

Keluhan-keluhan tersebut dapat bersumber dari kelainan alat-alat di daerah saluran pencernaan seperti tukak lambung, gangguan pada pankreas, dan gangguan meningkatnya asam lambung pada saluran pencernaan atas (esophagus). Namun, ada salah satu gejala yang terdapat pada banyak penyakit karena proses keganasan, yaitu dengan menurunnya berat badan yang ditimbulkan dari perubahan-perubahan ke-tidak normalan jaringan menuju proses keganasan di lambung seperti adanya penyakit tumor dan kanker pada lambung tersebut.

Pada penyakit tumor ganas atau kanker yang sudah lanjut, gejala dan tanda yang tampak akan lebih berat. Penderita lebih sering mengeluarkan muntahan (hyperemesis) dan nafsu makan berkurang. Ini dikarenakan adanya sumbatan bagian lambung yang menyempit. Atau, timbul penumpukan cairan di dalam rongga perut. Kalau terkena organ hati dapat timbul gangguan pada fungsi hati yang disertai dengan gejala penyakit kuning. Sering ditemukan pada keadaan ini tubuh mengalami  kekurangan terhadap butiran darah merah yang mengharuskannya untuk melakukan penambahan (transfusi) darah. Tidak jarang pada saat penyakit sudah lanjut, dapat diraba massa atau benjolan-benjolan tertentu diperut.

Pada tahap ini dalam waktu yang cepat perkembangan dari sel-sel kanker dalam tumor tersebut makin tidak terkendali, sehingga makin menyulitkan  proses pengobatan dari penyakit, yang berisiko kepada kematian. Begitu berbahayanya penyakit tumor ganas di lambung, maka usaha penemuan dini dari gejala sakit akan sangat menolong hidup penderita.

Pada kasus tumor ganas pada lambung yang dialami oleh orang tua Bapak saudara, dari keterangan yang sampaikan, menurut herbalis harapan untuk sembuh masih besar dengan mempergunakan ramuan herbal yang tepat dengan berbagai varian obat secara bertahap dan kontinue. Tentunya varian obat yang dipakai harus pula disesuaikan dengan kondisi tubuh penderita guna didapati kesembuhan secara konstruktif guna mengembalikan kesembuhan secara alami pada kondisi yang berimbang. Dan dari beberapa kasus yang saya temukan pada penderita penyakit ini, dengan dilakukan pengobatan intensif dengan metode konvensional secara keherbalismean yang dipadukan dengan metode kedokteran barat maka tingkat kesembuhannya bisa mencapai seratus persen kecuali bagi penderita yang sudah mencapai stadium lanjut.

Ada bermacam tanaman obat yang bisa menanggulangi dan membabat sel kanker, terutama kanker lambung. Di antaranya telah diproduksi dalam bentuk ekstra infus dan telah dikonsumsi secara klinis adalah eksra mistel dari Brucea javanica. Obat suportif dapat menghambat dan mematikan sel kanker, sekaligus meningkatkan system kekebalan tubuh pasien. Beberapa tanaman obat yang bisa dikonsumsi yang mempunyai khasiat sebagai parasiticid, membuyarkan panas dan racun, antiradang, antiflogistik, pembersih darah, yang bersifat konstruktif yang dapat dikonsumsi adalah sebagai berikut :

- Lempuyang Gajah (Zingiber aromaticum)    = 100 gram

- Temu Mangga (Curcuma mangga)    = 100 gram

- Jombang (Taraxacum officinale)            =   30 gram

- Buah Makasar/Melur (Brucea javanica)    =   10 biji

- Keladi Tikus (Typhonium flagelliforme)    =     5 batang

Semua bahan obat dicuci bersih dengan air yang mengalir. Rimpang lempuyang dan rimpang temu mangga dipotong-potong kecil. Buah makasar digiling. Satukan semua bahan obat dalam periuk tanah/belanga atau dengan wadah yang terbuat dari email. Rebus dengan air sebanyak 1500 ml hingga tersisa 600 ml. Setelah dingin saring air rebusan obat tersebut dan minumlah tiga kali sehari masing-masing sebanyak 200 ml.

Pemakaian obat ini hanya boleh dikonsumsi maksimal 10 kali pergantian/perebusan obat. Untuk pengobatan selanjutnya silahkan hubungi herbalis.  ***

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

StopGlobalWarming.org