• Advertisement
  • Advertisement
  • Advertisement
Jumat, 05 September 2008 || 5 Ramadan 1429 Hijriah
Total SportAncaman Kudeta

Jumat, 05 September 2008

article thumbnail

Teras UtamaUrip 20 Tahun Penjara

Jumat, 05 September 2008

article thumbnail

Abbas H. Usman
Minggu, 10 Pebruari 2008
Diusulkan jadi Penerima Kalpataru
Abbas H. Usman, tahun 2006 lalu telah berhasil meraih penghargaan Setia Lestari Bumi. Sebuah penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Riau terhadap orang-orang yang memiliki kontribusi besar kepada lingkungan. Kini upaya penyelamatan lingkungan yang dilakukannya terus saja dijalankan, sehingga Pemerintah Provinsi Riau hendak mengusulkannya pula sebagai penerima penghargaan Kalpataru tahun 2008. Sebuah penghargaan yang sama dengan Setia Lestari Bumi hanya saja untuk tingkat nasional.   

Apa yang telah dilakukan pria kelahiran Sungai Terap, 15 September 1969 ini, hingga pantas diusulkan? Pria ini telah melakukan hal besar bagi lingkungan di tempatnya tinggal. Dia telah mengubah rawa tidak produktif menjadi kawasan bakau yang kini kaya dengan udang, kepiting dan ikan.

Kisahnya dimulai dengan rasa keprihatinannya melihat kebun kelapa milik orang tuanya yang mati gara-gara terendam air laut. Kawasan yang terendam itu kemudian berubah menjadi rawa yang tidak produktif.

Meski sudah memiliki keinginan untuk melakukan rehabilitasi pada tahun 2000, namun pada tahun 2002 dia memulai kegiatan penghijauan itu. Dia menanami kawasan itu dengan tanaman bakau. Dengan tujuan kawasan itu kembali produktif dan dapat menjadi habitat hewan air yang bisa dijadikan sumber kehidupan masyarakat desanya.

Kerja kerasnya dimulai dari pengambilan bibit bakau yang memakan waktu delapan jam perjalanan dari tempat tinggalnya dengan speedboat. Dia mempelajari cara penanaman bakau secara otodidak. Meskipun dia melakukannya secara mandiri dan swadaya, namun dia berhasil menghijaukan kawasan seluas 50 hektar dengan tanaman bakau.

Meski pernah dianggap melakukan pekerjaan gila, namun dia bisa membuktikan hasil jerih payahnya itu. Kawasan yang dihijaukannya itu telah menjadi sumber kehidupan masyarakat di desanya ditandai dengan hilir mudiknya sampan nelayan (a).

Keberhasilan kegiatannya itu juga akhirnya menggugah banyak masyarakat untuk berbuat yang sama dengan Abbas. Hingga pada pertengahan tahun 2005, Abbas mampu menghimpun masyarakat dalam kelompok “Wahana Bakau Lestari”. Dengan sebuah tujuan pasti yaitu melestarikan hutan bakau di daerah  Sungai Asam Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir. Akankah Abbas H. Usman  berhasil menerima penghargaan Kalpataru? Jawabannya ada pada pertengahan tahun 2008 mendatang. (a)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

StopGlobalWarming.org