| Keputihan Kronis saat Remaja |
| Minggu, 10 Pebruari 2008 | |
|
Bapak Muhammad Anofi yang saya hormati,
Saya seorang mahasiswi, yang saat ini berusia 19 tahun. Saya mempunyai keluhan kesehatan yang ingin disampaikan, yakni masalah penyakit keputihan yang telah saya derita ketika masih berusia 16 tahun. Sudah bermacam cara saya tempuh untuk mengobatinya, akan tetapi penyakit ini tidak kunjung sembuh, malah semakin parah dengan mengeluarkan cairan yang berwarna kekuning-kuningan dengan jumlah banyak dan berbau, serta rasa gatal, nyeri dan panas sekali. Saya malu sekali, minder dan stres. Saya risau sekali dengan sakit yang saya alami ini. Yang saya tanyakan sama Bapak adalah sebagai berikut: Pertama, apakah penyakit saya ini ada hubungannya dengan infeksi saluran kemih? Kedua, mengapa kadang-kadang cairan yang keluar bercampur dengan darah kental serta diiringi rasa sakit pada perut seperti diiris-iris? Ketiga, dapatkah penyakit saya ini disembuhkan, dan apa saja ramuan herbal yang mesti saya minum, serta apa pantangannya? Atas jawaban Bapak Herbalist, saya ucapkan terima kasih. Jenita T Pekanbaru. Dik Jenita yang lagi risau, Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina secara berlebihan yang berbau tidak enak dengan rasa gatal, nyeri, panas yang berlebihan, yang berlangsung lama dan hilang timbul. Kondisi ini biasanya juga sering mempengaruhi siklus haid dari penderita, yang membuat haid jadi tidak teratur. Keputihan disebabkan oleh jamur, kuman dan parasit yang menjadi penyebab timbulnya rasa gatal yang hebat dengan rasa panas, nyeri dan perih di daerah vagina tersebut. Jamur dan kuman ini berkembang disaluran kemaluan karena secara anatomi, letak muara kencing berdekatan dengan lubang anus dan vagina. Bagi wanita yang berkeluarga yang menderita penyakit tersebut, dapat menularkan kuman dan jamur tersebut kepada suami melalui hubungan seks. Suami yang tertular jamur dan kuman tersebut akan merasa gatal pada alat kelaminnya juga pada daerah lipatan paha. Jawaban dari pertanyaan saudari adalah sebagai berikut: Pertama, infeksi saluran kemih adalah kuman di saluran kemaluan yang berkembang dan menimbulkan infeksi yang kebanyakan berlanjut menjadi keputihan. Infeksi menyebabkan si penderita merasa panas dan menggigil dengan temperature suhu badan yang tidak stabil. Kedua, keputihan yang mengeluarkan cairan berbau tidak enak dan berbusa dan apabila tidak kunjung sembuh tentunya akan mempengaruhi jaringan di sekitar organ vital alat reproduksi wanita, yakni rahim. Akibat yang lebih parah, selain mengeluarkan cairan yang busuk yang bercampur darah dan nanah, maka kemungkinan terjadinya tumor atau kanker pada leher rahim patut untuk dicurigai. Ketiga, pengobatan secara herbal untuk masalah keputihan serta infeksi pada saluran kemih yang bisa mengobati masalah tersebut, biasanya Herbalist akan menerapkan beberapa tahapan dari formulasi obat. Ramuan herbal yang bisa adik konsumsi adalah sebagai berikut: - Akar Tapak Leman (Nothopanax scutellarium) = 2 jari - Bawang Putih (Elevthorine Americana) = 3 buah - Daun Sirih (Piper betle) = 5 lembar - Daun Delima (Punica granatium) = 3 ons - Biang kunyit (Curcuma domestica) = 1 ons Semua bahan ramuan tersebut dibersihkan lalu direbus dengan dengan air sebanyak 1,5 liter sampai rebus masak dan kemudian disaring. Kemudian air rebusan tersebut diminum 3 kali sehari masing-masing 1 gelas dalam keadaan hangat-hangat kuku.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|



