Kamis, 04 Desember 2008 || 5 Zulhijah 1429 Hijriah
Total SportMusuh Abadi

Sabtu, 22 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTak Ada Solusi Atasi Krisis Global dalam APEC

Senin, 24 November 2008

article thumbnail

RUT Annisa Alzuhra PASA
Minggu, 27 Januari 2008
Sekali Bertanding Langsung Juara
Vini vidi vici, istilah itu cocok diberikan pada taekwondoin cilik ini. Pasalnya, begitu ia memulai debut mengikuti sebuah turnamen resmi, langsung merebut medali emas.

Dia adalah Rut Annisa Alzuhra Pasa. Saat tampil di ajang Open Tournament Taekwondo Wali Kota Dumai Cup 2007 lalu, putri dari pasangan Dr Ir Afrizal Tanjung MSc dan Arnita ini sukses merebut medali emas di kelas bantam pra junior 39 kg.

“Saya memang tak menyangka bisa masuk final, apalagi merebut medali emas. Apalagi saat berlaga di final, lawan saya adalah atlet taekwondo tuan rumah. Jadi saya bertarung lepas saja dan berusaha mengeluarkan segala kemampuan saya selama dalam pelatihan,” ujar siswi SMP Negeri 4 kelas 7 (dulunya kelas I, Red) ini, saat berbincang dengan Riau Pos, Selasa (22/1).

Ica, begitu dia disapa, mengaku baru sekitar delapan bulan dia menggeluti olahraga beladiri asal Korea ini. Dan kini  dia ilmu di unit taekwondo Kehutanan Pekanbaru. Dia mengaku tertarik menggeluti olahraga keras tersebut karena sering melihat para seniornya berlatih dan juga menonton pertandingan taekwondo.

“Awalnya saya takut juga, karena olahraganya keras. Tapi saya nekad, karena gunanya banyak, selain untuk kesehatan juga untuk menjaga diri. Tapi setelah saya mendalami olahraga ini, saya serius untuk menjadi atlet nasional dan bertarung dengan atlet-atlet negara lain seperti di Sea Games, ASIAN Games atau Olimpiade,” kata dara kelahiran Pekanbaru, 9 November 1995 ini.

Sang mama, Arnita, saat mendampingi anaknya mengatakan dia sebagai orang tua akan selalu mendukung keinginan anaknya itu, asalkan positif. “Olahraga ini memang keras. Walau aga cemas, tapi saya dan papanya tetap mendukung keinginan Anissa, karena bakatnya memang ada di olahraga tersebut,” ujar sang mama, sambil memeluk anak gadis kesayangannya itu.

Mengenai bakat Annisa, juga diakui sang pelatih, Febrizon Efendi. “Dia memang sangat berbakat untuk cabang taekwondo ini. Selain itu dia juga sangat tekun mengikuti latihan. Jadi saya tak heran dia sukses merebut emas di Wali Kota Dumai Cup lalu, walau pertandingan itu adalah pertandingan resminya. Melihat bakat dan tekadnya, saya yakin Annisa saat senior nanti mampu menjadi atlet nasional,” kata Febrizon.

Ditannya cita-cita setelah dewasa nanti, ternyata Annisa berkeinginan menjadi dokter, seperti kebanyakan cita-cita dari anak-anak seusianya. “Tapi kalau bisa, jadi dokter juga dan atlet taekwondo nasional juga,” harapnya.(noi)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org