| ”Baby Walker” Bikin Bayi Cepat Jalan? |
| Minggu, 27 Januari 2008 | |
|
Selain mitos seputar kehamilan, banyak juga mitos seputar perawatan bayi. Ini beberapa di antaranya:
Jangan menyusui bayi selama hamil, karena bayi di dalam kandungan memerlukan makanan. Salah. Bila ibu sehat, menyusui selama kehamilan tidak membahayakan, baik bagi ibu, janin, maupun bayinya. Dokter akan melarang ibu menyusui bayinya selama kehamilan bila ibu mengalami kekurangan gizi, kekurangan berat badan, atau berisiko melahirkan prematur. Anak balita yang memakai sepatu akan membantunya lebih cepat berjalan. Salah. Justru kebalikannya. Membiarkan anak balita tidak memakai sepatu dapat memperkuat otot kaki dan membantu si anak untuk belajar berjalan. Begitu anak balita berjalan, tentu saja mereka memerlukan sepatu yang nyaman yang sesuai dengan kakinya. Pilih sepatu yang lunak, jangan yang keras atau kaku. Sepatu harus nyaman dan sesuai dengan bentuk kaki anak. Beli yang tidak terlalu pas untuk memberi ruang bagi pertumbuhannya. Baby walker membantu bayi lebih cepat belajar berjalan. Salah. Bayi yang menghabiskan waktunya dengan walker belajar duduk, merangkak, dan berjalan lebih lambat dari mereka yang belajar berjalan sendiri. Duduk di walker membatasi gerakan otot mereka. Lebih signifikan lagi, baby walker berbahaya. Hampir sekitar 14.000 kecelakaan akibat pemakaian walker dan 34 anak meninggal sejak tahun 1973 karena menggunakan baby walker.(dri/berbagai sumber) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|



