Kamis, 04 Desember 2008 || 5 Zulhijah 1429 Hijriah
Total SportMusuh Abadi

Sabtu, 22 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTak Ada Solusi Atasi Krisis Global dalam APEC

Senin, 24 November 2008

article thumbnail

Perut Bagian Kanan Bawah Sering Sakit
Minggu, 27 Januari 2008
Herbalist M. Anofi, pengasuh rubrik Konsultasi Pengobatan Alamiah pada harian Riau Pos yang saya hormati,

Sudah lebih dari 6 bulan ini saya mengalami sakit di perut bagian kanan yang disertai dengan perasaan mual, muntah dan terkadang diiringi dengan mencret. Saya sudah memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam dan dinyatakan bahwa saya mengalami peradangan pada usus buntu. Sampai sekarang saya masih tetap meminum obat yang diberikan oleh dokter setiap kali saya berkunjung. Namun rasa sakit tersebut terkadang juga sering muncul.

Memang oleh dokter disebutkan apabila keadaan tidak membaik, maka  operasi adalah jalan terbaik katanya. Saya berharap penyakit saya ini bisa disembuhkan diluar operasi Pak.

Yang saya tanyakan sama Bapak, apakah usus buntu itu berbahaya dan bisakah diobati dengan ramuan tradisional. Saya sangat berharap sekali penyakit saya ini bisa diobati dengan obatan herbal, kalau bisa tolong Herbalist kasih tahu ramuan herbal apa yang cocok buat saya konsumsi

Hanya itu yang ingin saya tanyakan kepada Bapak dan mohon surat saya ini untuk  di balas ya Pak, atas perhatian dari Bapak saya ucapkan terima kasih.

Rendy - 27 tahun
Pekanbaru


Sdr. Rendy yang baik,

Usus buntu berada di rongga perut atau bagian dari usus yang terletak di sebelah kanan bawah perut. Pada lapisan usus buntu ini terdapat banyak sekali sel-sel yang berguna untuk pertahanan tubuh. Selama usus buntu tidak mengalami peradangan atau infeksi maka ia akan baik-baik saja, tetapi bila terjadi peradangan atau infeksi maka akan membuat seseorang sangat sakit dan bisa mengakibatkan kematian.

Ada kemungkinan peradangan yang terjadi tidak terlalu berat dan meluas sehingga pasien dapat mengatasinya. Tapi pada suatu saat peradangan atau infeksi tersebut muncul kembali. Pada keadaan demikian penderita mengalami peradangan usus buntu yang menahun.

Pada keadaan lain seseorang dapat mengalami peradangan usus buntu (appendicitis) yang berat dimana dinding usus buntu terjadi kebocoran. Isi usus buntu yang meradang mengandung kuman yang berbahaya yang menyebar keseluruh rongga isi perut maka akan terjadi infeksi berat yang bisa mengakibatkan pecahnya organ kecil (usus buntu tersebut) dan menyebarkan isi usus ke seluruh perut bagian bawah dan sering menjadi penyebab munculnya radang selaput perut. Pasien akan sangat menderita dan apabila tidak cepat ditolong dapat menyebabkan kematian.

Faktor penyebab timbulnya peradangan pada usus buntu adalah sisa makanan atau kotoran yang mengeras yang berada dalam usus buntu yang tidak bisa keluar sehingga mengakibatkan terjadinya peradangan. Ini biasanya diakibatkan oleh kebiasaan seseorang yang suka mengonsumsi makanan yang berlemak tinggi, pedas serta minuman yang bersoda tinggi/bergas ikut memperparah terjadinya peradangan pada usus buntu tersebut. Penyebab lainnya bisa juga dikarenakan timbulnya penyempitan pada daerah usus tersebut yang dilanjutkan dengan infeksi yang disebabkan oleh sejenis kuman yang ada di dalam saluran usus.

Peradangan usus buntu yang terjadi pada saudara insya Allah bisa diobati dengan pemakaian/mengonsumsi ramuan obat tradisional yang tepat. Beberapa herba tanaman yang mempunyai khasiat sebagai antiflogistik (antiradang, dan menghambat reaksi radang), antipiretik (febrifuge), antiseptic, detoksikan adalah sebagai berikut :

-    Pegago Ambun (Centella asiatica)    =   30 gram
-    Daun Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)    =   20 gram
-    Amp.Tanah (Andrographis paniculata)    =   20 gram                                  
-    Daun Tempuyung (Sonchus arvensis)    =   20 gram
-    Akar Pulai Pandak (Rauvolfia serpentine)    =     5 jari
-    Gula Batu    = 100 gram

Semua bahan obat dicuci bersih kemudian direbus secara perlahan-lahan dengan api kecil selama lebih kurang 2 jam dengan memakai belanga atau panci yang terbuat dari bahan enamel dengan air sebanyak dua liter sampai tersisa separonya. Minumlah rebusan obat tersebut 3 kali sehari masing-masing satu cangkir dalam keadaan suam-suam kuku sebelum makan.

Selanjutnya saya sarankan juga agar saudara mengonsumsi air rebusan kacang hijau setiap paginya serta hindarilah makanan yang keras yang susah dicerna oleh usus, yang berlemak tinggi, cabe, merica, serta yang bergas/berakohol.

Demikianlah jawaban dari saya semoga saudara puas. Terima kasih.***

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org