Kamis, 04 Desember 2008 || 5 Zulhijah 1429 Hijriah
Total SportMusuh Abadi

Sabtu, 22 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTak Ada Solusi Atasi Krisis Global dalam APEC

Senin, 24 November 2008

article thumbnail

Empat Tipe Gaya Mengelola Uang
Minggu, 20 Januari 2008
Merancang masa depan yang cerah buat sang buah hati bukan cuma memerlukan kesabaran dan keuletan, namun juga perencanaan keuangan. Itu sebabnya, Anda perlu mengelola uang dengan cermat sehingga bisa menutupi kebutuhan, sekaligus menyisihkannya untuk pendidikan mereka kelak.

Sayangnya, tak semua orang melakukan hal yang sama dalam mengelola uang. Yang gampang dilihat saja sudah ada 6 tipe gaya mengelola uang. Anda tergolong tipe yang mana, dan saran apa yang dapat diberikan supaya gaya pengelolaan uang menjadi lebih baik dan terarah?

1. Boros. Tipe ini suka menghabiskan uang tanpa memedulikan kondisi keuangannya sendiri. Baginya, belanja, meski sampai berutang, bukanlah masalah.

Saran: Tipe ini harus segera sadar dan membiasakan diri membuat anggaran. Sedapat mungkin, ia juga harus mengikuti dan berdisiplin mengikuti anggaran yang dibuatnya itu. Bila tidak – apalagi masih terus berutang – anak-anak di masa depan akan menanggung kebiasaan buruk pengelolaan uang orangtua.

2. Pelit. Ia paling takut membelanjakan uangnya. Ketakutan terbesarnya adalah tak punya uang dan berutang. Ia terlalu berhitung dalam memegang uang, sehingga tak bisa menikmati uangnya sendiri.

Saran: Untuk soal ini, pengelolaan uang memang tak perlu dicemaskan. Tapi sayangnya, pelit berbeda dengan irit. Pelit akan membuat anak-anak Anda nantinya merasa terkekang, dan kemungkinan akan berbelanja gila-gilaan ketika akhirnya punya uang sendiri. Ingat, uang bukanlah kebahagiaan, biar pun ia bisa menjadi sarana untuk menikmati masa-masa bahagia. Berusahalah agar lebih longgar dan tidak terlalu ketat, asal dipergunakan semestinya, uang Anda tidak akan terasa hilang tak keruan.

3. Pemimpi. Tidak ada undian yang ia lewatkan. Ia sangat yakin, kelak ia akan berhasil memenangkan salah satu undian yang ia ikuti.

Saran: Banyak pemimpin sukses karena memiliki mimpi-mimpi yang besar. Namun, mimpi dan pemimpi bukan hal yang sama. Oleh karena itu, cobalah bedakan mana mimpi Anda yang dapat diwujudkan, dan mana yang berupa khayalan semata. Tidak ada untungnya bermimpi memperoleh undian, karena hanya sedikit dari bermiliar orang yang dapat memenangkannya. Lebih baik, cobalah wujudkan mimpi-mimpi Anda yang lebih kecil dulu, sampai akhirnya dapat meraih mimpi yang besar.

4. Perencana. Tipe ini sangat teliti dalam membelanjakan uangnya. Baginya, segala sesuatu harus dijalankan menurut rencana. Kendati demikian, ia tetap dapat menikmati hidup.

Saran: Tidak ada saran untuk si perencana, selain bahwa kesadaran bahwa Tuhanlah yang mengatur segalanya. Namun, manusia memang diharuskan berupaya. Tipe inilah yang paling ideal dalam mengelola uang. (dri/int)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org