| Jumlah Tenaga PPL Masih Kurang |
| Senin, 14 Januari 2008 | |
|
PANGKALAN KERINCI (RP) - Jumlah tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Kabupaten Pelalawan hingga kini masih kurang. Dari 105 desa yang ada, tenaga penyuluh pertanian yang tersedia hanya 70 orang. Artinya masih kurang 35 orang lagi.
‘’Idealnya satu desa minimal seorang tenaga penyuluh. Saat ini ada satu tenaga PPL yang membawahi dua desa. Ini jelas kurang bagus dalam menghasilkan produk pertanian yang maksimal, baik dari segi kualitas atau pun kuantitas,’’ kata Kadis Pertanian dan holtikutura Kabupaten Pelalawan H Taufik Nur SP kepada Riau Pos, Ahad (13/1). Dijelaskannya, untuk meningkatkan kualitas dan memperbanyak musim tanam, salah satu caranya adalah memperbanyak jumlah tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Idealnya satu desa ditempatkan seorang PPL. Namun saat ini di Kabupaten Pelalawan seorang PPL harus memberikan penyuluhan kepada empat desa atau dua desa karena kabupaten ini masih kekurangan tenaga PPL. Sebab, ujar Taufik, tenaga PPL inilah nantinya yang mengajar dan meyakinkan petani, bagaimana caranya meningkatkan kulitas pertanian itu, apakah dengan pemupukan yang bagus atau dengan menambah musim tanam inilah menjadi persoalan saat ini yang dihadapi pihak pertanian. Dikatakannya, untuk menambah tenaga PPL itu pihak pertanian berusaha mengambil tenaga honor, tapi dengan peraturan sekarang ini Pemkab Pelalawan tidak menerima lagi tenaga honorer. Maka terpaksa juga seorang tenaga PPL harus membina dua atau empat desa.(ris) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




