Kamis, 04 Desember 2008 || 5 Zulhijah 1429 Hijriah
Total SportMusuh Abadi

Sabtu, 22 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTak Ada Solusi Atasi Krisis Global dalam APEC

Senin, 24 November 2008

article thumbnail

Kades Dituntut Peka Terhadap Agenda Pemerintah
Senin, 07 Januari 2008
BANGKINANG (RP) - Untuk kesinambungan pembangunan di Kabupaten Kampar, Kepala Desa (Kades) sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat bawah yang berhubungan langsung dengan masyarakat, dituntut peka dan memiliki perhatian yang tinggi terhadap kelangsungan agenda utama kegiatan yang akan dilaksanakan pemerintah daerah.

Hal itu dikatakan oleh Bupati Kampar Drs H Burhanuddin Husin MM pada acara peresmian dan pelantikan Kepala Desa Persiapan Lubuk Sakat, Zainuddin, di Lubuk Sakat, Kecamatan Perhentian Raja, Sabtu (5/1). Acara tersebut juga dihadiri oleh anggota DPRD Kampar H Yorjani Moga, Upika, para kades di Kecamatan Perhentian Raja serta ratusan warga.

Bupati mengungkapkan, dalam upaya percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, pemerintah Kabupaten Kampar telah melaksanakan program pemberdayaan otonomi desa. Salah satu kegiatan otonomi desa itu berupa pemberian bantuan dan block grant, yang telah dimulai dari tahun 2006 yang lalu, di mana masing-masing desa memperoleh Rp100 juta.

Meski dari hasil evaluasi yang telah dilakukan, masih banyak kelemahan dan penyimpangan yang dilakukan di tingkat pelaksanaannya di desa, akan tetapi secara umum keberadaan dana block grant ini cukup ampuh untuk menjawab aspirasi masyarakat guna penanganan keperluan-keperluan mendesak di tingkat desa.

‘’Kelemahan dan penyimpangan yang terjadi disebabkan oleh masih banyaknya aparatur desa yang belum mengerti dan memahami tata cara pengelolaan keuangan dan pertanggung jawaban keuangan, namun secara umum hasilnya sudah cukup membanggakan,’’ tukasnya.

Pada tahun 2008 ini, Pemerintah Kabupaten Kampar akan menyempurnakan program kegiatan bantuan dana blokgrant tersebut yang ditentukan berdasarkan situasi, kondisi-potensi desa dan kelurahan dengan metode pendekatan pemerataan serta keadilan. Ke depan peruntukan dana di masing-masing desa dan kelurahan tidak harus mesti sama, karena harus melalui indikator keterjangkauan, kemiskinan, pendidikan dan kesehatan serta partisipasi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengingatkan masyarakat Desa Lubuk Sakat yang merupakan hasil pemekaran dari Desa Kampung Pinang, Kecamatan Perhentian Raja umumnya, secara geografis berbatasan langsung dengan Kota Pekanbaru. Untuk itu, masyarakat harus tanggap dan siap menerima dampak positif dan negatif kemajuan tersebut.(why)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailLG Perkenalkan Lemari Pendingin Flower Pattern

Senin, 24 November 2008

Perkuat Pasar di Penghujung 2008 Laporan NUKE FATMASARI, Pekanbaru nukesar@riaupos.co.id Tren pasar yang terus bergulir dari waktu ke waktu membuat pemain konsumen elektronik harus tetap...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailLagi, Banjir Ancam Dua Kelurahan

Senin, 24 November 2008

Laporan LISMAR SUMIRAT dan MASHURI KURNIAWAN, Kota redaksi@riaupos.co.id HUJAN deras beberapa hari terakhir menyebabkan permukaan air Sungai Siak naik dan menggenangi perumahan warga yang...

Simak Juga