• Advertisement
  • Advertisement
Sabtu, 10 Januari 2009 || 13 Muharam 1430 Hijriah
Riau SportPeserta Road to DBL Antusias

Jumat, 09 Januari 2009

article thumbnailPEKANBARU (RP) -Technical Meeting (TM) Riau Pos Honda Baskteball Competition Road to DBL 2009...

Teras UtamaOptimis DIPA Riau Jadi Rp10,5 Triliun

Jumat, 09 Januari 2009

article thumbnailPEKANBARU (RP) -Perjuangan Riau untuk mendapatkan alokasi APBN (Anggaran Pembangunan dan Belanja...

Riau Pos Online
Pasang Keling Rendam Kota Selatpanjang
Senin, 20 Oktober 2008
Selatpanjang (RP) - Gelombang pasang keling mulai merendam Kota Selatpanjang. Kondisi ini hampir setiap tahun terjadi, bahkan setiap tahunnya ketinggian gelombang pasang keling terus naik. Meskipun demikian, gelombang pasang keling tersebut tidak menghentikan aktivitas Kota Selatpanjang yang selalu sibuk sebagai salah satu kota transit di kawasan timur Provinsi Riau.

”Ini merupakan fenomena alam yang sulit untuk dihadang. Hampir setiap tahun kota ini terendam gelombang pasang keling. Kita perkirakan gelombang pasang keling ini akan terus berlanjut hingga akhir 2008 ini. Meskipun demikian, kondisi ini tidak akan mempengaruhi aktivitas Kota Selatpanjang,” sebut Camat Tebing Tinggi Masrul Kasmy, kemarin.

Menurut Masrul, terjangan gelombang pasang keling ini mulai meredam Kota Selatpanjang terhitung mulai awal Oktober. Kondisi ini terjadi seiring dengan naiknya permukaan air laut hinga ke Desember mendatang. Ketinggian air pasang keling yang naik juga akan terus meningkat dan puncaknya akan terjadi pada akhir Desember. Diperkirakan ruas jalan yang akan ikut terndam air pasang keling juga akan semakin luas, terutama di jalan-jalan yang terletak di dataran rendah dan yang langsung bermuara ke laut.

Sementara itu dari pantauan Riau Pos, gelombang pasang keling yang naik di Kota Selatpanjang mulai terjadi di ruas Jalan Imam Bonjol, Sungai Juling (Ayani ujung). Kemudian sejumlah jalan dan halaman rumah warga yang terletak di rawa pinggiran pantai Selat Air Hitam seperti di  Tanjung Mayat dan Suak Nipah.

Daerah ini memang sering menjadi langganan terjangan gelombang pasang keling. Meskipun demikian, warga yang tinggal di daerah ini tetap tidak merasa terganggu. Gelombang pasang keling ini memang sudah menjadi fenomena alam. Setiap tahunnya, pasang keling memang naik membanjiri daerah-daerah rawa di sekitar pantai Selatpanjang. Naiknya air pasang keling ini tidak lama, sekitar 2-3 jam dan setelah itu surut kembali. Hanya saja karena air masin ini mengandung salinitas, jelas akan mempercepat proses korosi. ”Namun kalau persoalan lainnya, bagi warga sudah terbiasa,”  ujar Hasan (45) salah seorang warga.

Selain dampak kenaikan permuakan laut, gelombang pasang keling tahun ini diperkirakan akan lebih tinggi dari pada tahun lalu. Hal ini disebabkan tingginya curah hujan yang akan turun dalam tiga bulan ke depan. Untuk itu, warga diingatkan untuk tetap waspada khususnya bagai warga yang tinggal di daerah dataran rendah. Tiga bulan ke depan, perkiraan pihak BMG curah hujan masih akan tinggi di Riau. Hal  ini tentunya akan ikut menaikkan volume ketinggai pasang keling yang merendam kawasan rendah.

”Untuk itu, kita minta agar warga untuk waspada terutama pasca banjir dan pasang keling. Lumpur dan genangan air yang bertakung dihawatirkan akan menjadi media yang sangat subur bagi perkembang biakan nyamuk penyebab demam berdarah imbuh,” Masrul Kasmy (rus)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnaiBermodal Besi Tua, Hasilkan Produk Suku Cadang Pabrik

Jumat, 09 Januari 2009

Ir Siswo Pranoto Penerima Upakarti Laporan MASYURI KURNIAWAN, Pekanbaru   Ir Siswo Pranoto salah satu penerima penghargaan Upakarti binaan PT IKPP ini dapat dikatakan berhasil...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnaiPria Budi Ngotot Jalan A. Yani Satu Arah

Jumat, 09 Januari 2009

Jalan Ahmad Yani Kembali Macet Laporan Mashuri kurniawan, Kota Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishub) Pekanbaru seperti memang membiarkan sementara waktu jalur Jalan Ahmad...

Simak Juga