| Dua Final di Tangan, Sony Hadapi Tembok Cina |
| Sabtu, 27 September 2008 | |
Bulutangkis Cina Master 2008CHANGZHOU (RP)- Semifinal Cina Masters Super Series 2008 akan menjadi pertaruhan kepiawaian Sony Dwi Kuncoro. Tunggal putra terbaik tanah air itu akan ditantang tembok tuan rumah, Bao Chunlai, di Changzhou Olympic Sports Center Sabtu (27/9) hari ini. Setelah absennya Lin Dan, membuat Bao menjadi unggulan pertama turnamen ini. Kemenangan atas pemain berperingkat ketiga dunia itu di Cina kali ini akan membuat Sony tak hanya unggul atas Bao Chunlai di kandang sendiri yang dicatatkan pada Indonesia Open 2008 Juni lalu, tetapi, Sony yang kini nangkring di urutan keenam dunia mencetak kemenangan atas lawan di tanah kelahiran Bao Chunlai. Kemenangan nanti sekaligus akan membuat Sony membalaskan kekalahan Taufik Hidayat yang dikandaskan Bao 17-21, 13-21. Berarti sekaligus membuka peluang Sony meneruskan gelar juara di Jepang Terbuka Super Series 2008 pekan lalu. Langkah menuju semifinal itu dituai Sony dengan mengandaskan pemain Cina lainnya Qiu Yangbo 21-15, 21-10 kemarin (26/9). Semifinal lainnya ditempati dua pemain Cina, Chen Jin kontra Li Yu. Hasil menggembirakan terjadi di nomor ganda putra dan ganda campuran, Indonesia memastikan langkah ke final pada dua nomor tersebut. Di ganda putra, kepastian itu diperoleh setelah Markis Kido/Hendra Setiawan dan Hendra A Gunawan/Joko Riyadi menuai kemenangan di perempatfinal dan akan memperebutkan satu tiket final. Kido/Hendra menang atas ganda Pelatnas Cipayung lainnya, Muhammad Ahsan/Bona Septano (finalis Jepang Super Series) 21-17, 21-18. Sedangkan Hendra/Joko mengandaskan pasangan asal Malaysia, Khoo Chung Chiat/Tan Bin Shen 21-15, 21-13. Semifinal lain, Cina juga dipastikan merebut tiket final karena mereka bertemu rekan senegara di semifinal Cai Yun/Fu Haifeng kontra Sun Junjie/Xu Chen. Cai Yun/Fu Haifeng yang menjadi unggulan kedua menang atas ganda Malaysia Gan Teik Chai/Lin Woon Fui 21-11, 21-13. Sedangkan Junjie/Chen menumbangkan wakil Merah Putih Rian Sukmawan/Yonatan Suryatama 21-12, 18-21, 21-13. Pada nomor ganda campuran gelar juara juga akan diperebutkan Indonesia versus Cina. Kepastian itu dituai setelah Indonesia mewakilkan Muhammad Rijal/Vita Marissa lawan Nova Widianto/Liliyana Natsir di semifinal. Di kubu lain, dua pasangan Cina juga akan berebut tiket ke final, yakni Xie Yongbo/Zhang Yawen kontra He Hanbin Yuyang. Di perempatfinal Nova/Liliyana menang atas ganda Cina Shen Ye/Pan Pan 21-18, 14-21, 21-9, sedangkan Rijal/Vita melaju ke semifinal setelah menjega pasangan Thailand Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam 18-21, 21-12, 21-15. Kemenangan itu disambut gembira oleh pelatih ganda campuran Pelatnas PB PBSI, Richard Mainaky. Meski belum mendapatkan gelar juara, kemenangan itu sudah menjadi salah satu bukti ketangguhan ganda hasil bongkar pasang usai Olimpiade. Sayang, Indonesia belum mampu memperbaiki prestasi pemain di ganda putri. Itu setelah Vita Marissa/Liliyana Natsir gagal memenangkan pertandingan kontra ganda Cina Cheng Shu/Zhao Yunlei 19-21, 21-10, 11-21 di perempatfinal kemarin. Di nomor tersebut semifinal akan ditempati Cheng/Zhao melawan Nicole Grether (Jerman)/Charmaine Reid (Kanada) yang menang WO atas unggulan kedua asal Negeri Panda, Wei Yili/Zhang Yawen. Semifinal lainnya ditempati Duang Anong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul (Thailand) versus ganda Makau Dan Zhang/Zhibo Zhang. (vem/jpnn) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|


Bulutangkis Cina Master 2008

