| Perang Catalan |
| Sabtu, 27 September 2008 | |
|
Laporan JPNN, Barcelona
SETELAH mengalami lambat start, FC Barcelona mulai tancap gas. Tiga kemenangan dalam tiga laga terakhir (Liga Champions dan Liga Spanyol) menunjukkan jika klub yang bermarkas di Nou Camp itu sudah mulai menemukan performa yang diinginkan. Dari tiga pertandingan terakhir itu skuad Barca mampu melesakkan 12 gol dan kebobolan 4. Namun, menggeliatnya penampilan Carles Puyol dkk itu masih belum memuaskan pelatih Josep Guardiola. Sang enternador menilai timnya masih jauh dari yang dia harapkan. Gaya permainan Barca yang cantik saat ini belum terlihat. Mantan bintang Barca itupun menuntut para pemainnya untuk tampil lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya. Upaya Barca untuk menaikkan level permainannya dinihari nanti akan menghadapi jalan terjal. Yaitu harus menghadapi tim sekota, Espanyol, di Estadio Olímpic Luís Companys, markas Espanyol . Fakta membuktikan jika derby Catalan ini selalu berjalan alot. Dalam tiga pertemuan terakhir pertandingan selalu berakhir seri. “Saya pikir kami harus mampu untuk terus bermain dengan baik dan terus berusaha meningkatkan level permainan. Pendek kata, kami harus lebih baik saat menyerang, namun lebih sabar dalam bermain dan berusaha mengendalikan jalannya pertandingan dengan mencuri gol secepat mungkin,” kata Guardiola seperti dilansir situs Goal. Tidak seperti derby Madrid atau Sevilla yang selalu berjalan panas, derby Barcelona relatif aman. Tidak pernah sampai terjadi perang antar-suporter. Itu karena dalam setiap Barca dan Espanyol bentrok, jumlah suporter tim tamu yang menyertai timnya jumlahnya hanya kisaran ratusan. Meski begitu, meruntut sejarah kedua tim yang aroma persaingan tetap terasa. Selama ini, kasta Espanyol dianggap jauh di bawah Barcelona yang memang secara pendanaan jauh lebih kaya dan prestasinya lebih mentereng. Merasa diremehkan itulah yang selama ini menjadi spirit Espanyol untuk terus berupaya menjegal Barcelona. “Saya ingin kali ini pertandingan berakhir dengan kemenangan. Tidak lagi hasil seri,” tegas Presiden Espanyol, Daniel Sanchez. “Saya yakin ini akan jadi laga derby yang ketat. Kedua tim sama-sama mengantongi poin tujuh. Jadi kami sama-sama ingin menang. Dengan dukungan suporter fanatik kami, saya yakin bisa menang,” sambung Sanchez. Berbalik dengan Barcalona, Espanyol mengawali musim ini dengan meraih kemenangan di dua laga pertama. Tapi setelah itu grafik permainan skuad Tintin Marquez tersebut menurun dengan hanya bisa meraih hasil seri dan kalah di dua laga terakhir.(ali/hbk) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




