| Piala UEFA Ganti Nama |
| Sabtu, 27 September 2008 | |
|
BORDEAUX (RP) – Inovasi terus dilakukan untuk mengangkat reputasi Piala UEFA yang selama ini banyak dianggap sebagai kompetisi kelas dua di Eropa. Untuk menaikkan pamor Piala UEFA, otoritas sepakbola tertinggi Eropa, UEFA, memutuskan membuat beberapa terobosan baru.
Antara lain dengan mengganti nama Piala UEFA menjadi Liga Eropa UEFA (UEFA Europe League). Selain itu juga akan diterapkan format baru yang melibatkan 48 klub yang dibagi ke dalam 12 grup. Masing-masing grup terdiri dari empat tim yang akan saling bertemu dalam sistem home and away. Kompetisi ini akan memberlakukan sentralisasi hak siar, sponsor, dan logo baru. Dua tim teratas dari setiap grup akan bergabung dengan tim buangan dari Liga Champions, yang menduduki peringkat tiga di babak grup utama. Setelah itu, ke-32 tim tersebut akan masuk fase knockout. “Beberapa perubahan ini akan meningkatkan kompetisi bersejarah ini. Semua ini sangat penting untuk UEFA dan sepakbola Eropa. Perubahan ini akan memberi fans, para pemain dan klub, getaran jiwa sepakbola klub Eropa,” kata Presiden UEFA, Michel Platini, seperti dilansir Reuters. “Saya yakin format baru ini akan memberi sebuah dorongan baru yang sukses untuk UEFA Europe League,” sambung salah satu legenda sepakbola Prancis itu. Piala UEFA pertama kali diperkenalkan pada musim 1971/1972 sebagai pengganti kompetisi bertajuk Inter Cities Fairs Cup. Dalam beberapa tahun terakhir pamor Piala UEFA dinilai timpang dengan Liga Champions, yang lebih prestisius dan menguntungkan dari segi finansial. Saat ini Piala UEFA adalah satu-satunya pendamping Liga Champions setelah Piala Winners ditiadakan pada 1999. Sebelumnya sudah ada beberapa terobosan baru dilakukan untuk mengangkat pamor Piala UEFA, tapi hasilnya belum signifikan. Rencananya, partai final pertama untuk kompetisi dengan format baru ini akan dilangsungkan di Stadion Lansdowne Road, Dublin.(ali/jpnn) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




