| Mengulang Memori 2006 |
| Sabtu, 27 September 2008 | |
|
JAKARTA (RP) - Sepuluh laga telah dijalani Persitara Jakarta Utara di Indonesia Super League (ISL) 2008/2009. Ironisnya, belum sekalipun kemenangan mereka rasakan. Enam kali Persitara menelan kekalahan. Empat kali tim berjuluk Laskar Si Pitung itu cuma menuai seri.
Catatan yang lebih buruk dari musim 2006. Sebab, saat itu, Persitara ”hanya” melewati delapan laga tanpa kemenangan. Karena itu, Persitara pun bertekad mengakhiri paceklik kemenangan pada Sabtu (27/9) malam ini. Saat Rahmat Rivai dkk menjamu PSIS Semarang di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan. (Tayangan langsung Antv pukul 21.00 WIB). Kebetulan, status PSIS tak beda jauh dengan Persitara saat ini. Tim tamu juga menghuni zona degradasi. ”Seharusnya kami sudah bisa menang saat lawan PSMS Medan (16/9) lalu. Tapi, kami hanya meraih hasil seri. Untuk itu, kesempatan kali ini tidak boleh dilepaskan,” tegas Harry ”Gendhar” Ruswanto, manajer Persitara. Kebetulan lagi, Persitara punya memori indah dengan PSIS musim 2006. Kemenangan pertama Laskar Si Pitung musim 2006 didapat ketika menjamu tim berjuluk Mahesa Jenar itu. Kala itu, Persitara berhasil memukul PSIS 2-1 di laga kesembilannya musim 2006. Kemenangan yang mengejutkan. Sebab, PSIS saat itu dihuni pemain-pemain berkualitas, seperti Emmanuel de Porras, Maman Abdurahman, dan M. Ridwan. Saking mengejutkannya, pelatih PSIS, Sutan Harhara langsung meletakkan jabatannya setelah kekalahan itu. ”Kami akan mengulangi memori 2006 itu pada besok malam (malam ini, red). Kami yakin bisa. Sebab, materi PSIS kan tidak sebagus musim 2006,” ujar Gendhar. ”Itu hanya sejarah. Kami tidak terpengaruh. Pemain kami memang banyak yang tidak berpengalaman. Tapi, kami datang ke Jakarta bukan untuk kalah,” sergah Bambang Nurdiansyah, pelatih PSIS. Kemenangan memang juga menjadi impian PSIS. Namun, menurut Bambang, kali ini timnya hanya membidik hasil seri. ”Mudah-mudah penyakit labil anak-anak tidak kambuh. Sehingga kami benar-benar bisa membawa pulang poin,” sebutnya.(fim/jpnn) |
| Berikutnya > |
|---|




