Kamis, 04 Desember 2008 || 5 Zulhijah 1429 Hijriah
Total SportMusuh Abadi

Sabtu, 22 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTak Ada Solusi Atasi Krisis Global dalam APEC

Senin, 24 November 2008

article thumbnail

Mengulang Memori 2006
Sabtu, 27 September 2008
JAKARTA (RP) - Sepuluh laga telah dijalani Persitara Jakarta Utara di Indonesia Super League (ISL) 2008/2009. Ironisnya, belum sekalipun kemenangan mereka rasakan. Enam kali Persitara menelan kekalahan. Empat kali tim berjuluk Laskar Si Pitung itu cuma menuai seri.

Catatan yang lebih buruk dari musim 2006. Sebab, saat itu, Persitara ”hanya” melewati delapan laga tanpa kemenangan. Karena itu, Persitara pun bertekad mengakhiri paceklik kemenangan pada Sabtu (27/9) malam ini. Saat Rahmat Rivai dkk menjamu PSIS Semarang di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan. (Tayangan langsung Antv pukul 21.00 WIB).

Kebetulan, status PSIS tak beda jauh dengan Persitara saat ini. Tim tamu juga menghuni zona degradasi. ”Seharusnya kami sudah bisa menang saat lawan PSMS Medan (16/9) lalu. Tapi, kami hanya meraih hasil seri. Untuk itu, kesempatan kali ini tidak boleh dilepaskan,” tegas Harry ”Gendhar” Ruswanto, manajer Persitara.

Kebetulan lagi, Persitara punya memori indah dengan PSIS musim 2006. Kemenangan pertama Laskar Si Pitung musim 2006 didapat ketika menjamu tim berjuluk Mahesa Jenar itu. Kala itu, Persitara berhasil memukul PSIS 2-1 di laga kesembilannya musim 2006. Kemenangan yang mengejutkan. Sebab, PSIS saat itu dihuni pemain-pemain berkualitas, seperti Emmanuel de Porras, Maman Abdurahman, dan M. Ridwan.

Saking mengejutkannya, pelatih PSIS, Sutan Harhara langsung meletakkan jabatannya setelah kekalahan itu. ”Kami akan mengulangi memori 2006 itu pada besok malam (malam ini, red). Kami yakin bisa. Sebab, materi PSIS kan tidak sebagus musim 2006,” ujar Gendhar.

”Itu hanya sejarah. Kami tidak terpengaruh. Pemain kami memang banyak yang tidak berpengalaman. Tapi, kami datang ke Jakarta bukan untuk kalah,” sergah Bambang Nurdiansyah, pelatih PSIS.

Kemenangan memang juga menjadi impian PSIS. Namun, menurut Bambang, kali ini timnya hanya membidik hasil seri. ”Mudah-mudah penyakit labil anak-anak tidak kambuh. Sehingga kami benar-benar bisa membawa pulang poin,” sebutnya.(fim/jpnn)
 
Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailLG Perkenalkan Lemari Pendingin Flower Pattern

Senin, 24 November 2008

Perkuat Pasar di Penghujung 2008 Laporan NUKE FATMASARI, Pekanbaru nukesar@riaupos.co.id Tren pasar yang terus bergulir dari waktu ke waktu membuat pemain konsumen elektronik harus tetap...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailLagi, Banjir Ancam Dua Kelurahan

Senin, 24 November 2008

Laporan LISMAR SUMIRAT dan MASHURI KURNIAWAN, Kota redaksi@riaupos.co.id HUJAN deras beberapa hari terakhir menyebabkan permukaan air Sungai Siak naik dan menggenangi perumahan warga yang...

Simak Juga