| Jumlah Pemudik Terus Meningkat |
| Sabtu, 27 September 2008 | |
|
KOTA (RP) — Jumlah pemudik di H-5 Idul Fitri 1429 H terus meningkat. Pantauan Riau Pos di dua pintu keluar kota yaitu Terminal Bandar Raya Payung Sekaki dan Pelabuhan Sungai Duku rata-rata jumlah penumpang yang mudik mencapai 3.000 orang lebih per hari.
Di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki saja, pada H-7 dan H-6 sudah 5.983 orang yang meninggalkan Pekanbaru. Rinciannya, 1.548 orang tujuan kota/kabupaten di Riau, sedangkan 4.435 orang tujuan provinsi lain di mana paling banyak adalah Medan dan Pulai Jawa. ‘’Untuk H-5 belum bisa kita jumlahkan karena jumlah penumpang yang berangkat terus meningkat,’’ sebut Kanit Pengawasan dan Kenyamanan Terminal BRPS Syaibul Alades saat ditemui Riau Pos, kemarin (26/9). Tapi dirinya yakin, jumlah penumpang akan meningkat terus hingga H-1. Ia memperkirakan hingga H-5, jumlah penumpang bisa mencapai 9.000 lebih. ‘’Dalam satu hari saja jumlah penumpang bus AKAP bisa mencapai 2.000 orang lebih sedangkan untuk bus AKDP 500 orang lebih,’’ katanya lagi. Sementara itu, di Pelabuhan Sungai Duku Pekanbaru, peningkatan jumlah penumpang juga terjadi. Untuk keberangkatan kemarin saja, ada sekitar 1.000 orang lebih. Untuk tujuan Pekanbaru-Melaka mencapai 213 orang, Selatpanjang 250 orang. ‘’Itu belum gabung dengan yang ngedeck,’’ kata Kepala Pelabuhan Sungai Duku Martinus kepada Riau Pos. Sedangkan untuk tujuan Bengkalis dari enam armada yang disediakan semuanya penuh. Untuk Speedboat Alita Ekspress dua armada dengan jumlah penumpang sebanyak 115 orang. Bengkalis Wisata Ekpress sebanyak 112 orang. Sedangkan Trubuk Ekspress sebanyak 66 orang. ‘’Semua seat sudah terjual semuanya, untuk H-5 sampai dengan H-1 sudah habis. Kalaupun ada hanya seat cadangan,’’ jelas Enita, staf agen Alita Ekspress kepada Riau Pos. Sampai sekarang jumlah penumpang terus meningkat. Makanya kesiagaan terus ditingkatkan pihak Pelabuhan. ‘’Bahkan tim kesehatan juga bekerja ekstra,’’ jelasnya. Jadi pihak Dishub, KPLP, KPPP, SAR dan tim kesehatan terus berupaya maksimal. Sehingga pelayanan kepada masyarakat pemudik menjadi maksimal. Angkutan Bus Kurang Diminati Dalam pada itu, pemandangan mudik tahun ini sedikit berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya di Terminal BRPS tampak bus dan warga berdesak-desakan memasuki terminal. Namun kini hanya beberapa bus yang mengisi jalur-jalur keberangkatan bus. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pekanbaru Drs Pria Budi sendiri mengakui kondisi ini. Menurutnya, penurunan pengguna jasa angkutan darat pada mudik kali ini lebih disebabkan masyarakat memilih menggunakan kendaraan pribadi daripada angkutan massal seperti bus. Untuk itu, Pria Budi mengatakan, tidak ada penambahan armada anggutan darat atau bus untuk mudik tahun ini. Dishub Awasi Terminal, Bandara, dan Pelabuhan Untuk memperlancar pulang kampung atau mudik tahun ini, Dishub membangun pos pengawasan mudik yang bekerjasama dengan Diskes, Jasa Raharja, Satpol PP dan kepolisian guna menanggulangi hal-hal yang tidak diinginkan. Dishub juga mempersiapkan 150 orang personel dan beberapa orang dari Diskes, Sat PP dan Kepolisian akan terus memantau perkembangan mudik, sehingga masyarakat nyaman dan aman sampai tujuan Untuk mengangkut pemudik, Dishub sudah menyiapkan angkutan udara sebanyak 1.098 kendaraan dengan jumlah seat 50.232. Sedang angkutan laut disiapkan 26 kapal dengan kapasitas 2.595 seat. Sementara angkutan udara disiapkan 26 penerbangan dengan kapasitas 3.605 seat.(new) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




