| Jangan Tinggalkan Rumah Kosong Saat Mudik Idul Fitri |
| Sabtu, 27 September 2008 | |
|
Laporan YON WAHYUDI, Tembilahan
PEMERINTAH Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengingatkan kepada semua warga yang mudik terlebih dahulu memastikan keamanan rumahnya. Disarankan setiap rumah tidak kosong sama sekali, melainkan harus ada yang menunggu. Imbauan ini disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Drs HM Ramli Walid, Jumat (26/9) kepada wartawan, seiring meningkatnya jumlah warga yang mudik. Pada momen seperti ini, kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk beraksi. Setiap warga yang mudik, seyogyanya meminta bantuan kepada tetanggnya yang tidak mudik agar rumahnya diawasi. Di samping itu, segala peralatan elektronik disarankan pula supaya bebas dari arus listrik. Penggunaan peralatan yang menggunakan arus listrik ini dinyatakan harus diwaspadai. Pasalnya sering terjadi arus pendek yang dapat menjadi pemicu kebakaran hebat, jika tetap dibiarkan terkoneksi. Oleh sebab itu, hal ini diminta agar diperhatikan benar oleh warga. ‘’Kami mengingatkan kepada semua warga, khususnya yang akan mudik. Sebelum mudik perhatikan sebaik-baiknya keamanan rumah. Sebaiknya rumah jangan dibiarkan kosong sama sekali, tetapi harus ada yang menunggunya. Apabila tidak ada yang menunggu, sepantasnya beritahukan kepada tetangga terdekat yang tidak mudik supaya rumah kita diperhatikan,’’ ucap Ramli Walid. Terkait dengan makin padatnya Tembilahan beberapa hari belakangan, Pj Bupati itu juga mengingatkan kepada warga yang pergi berbelanja supaya waspada. Warga disarankan tidak mengenakan perhiasan secara berlebihan dan membawa uang tunai dalam jumlah banyak. Pasalnya hal itu mengundang perhatian pelaku kejahatan. Selain itu dianjurkan juga menghindari lokasi yang terlalu berdesak-desakan. Karena di lokasi ini biasanya menjadi wilayah operasi pelaku kejahatan seperti copet dan jambret. Kewaspadaan saat berada di pasar yang sudah ramai dewasa ini mutlak dilakukan oleh warga. Seiring dengan meningkatnya jumlah warga yang berbelanja, permintaan akan sembako dan barang keperluan Idul Fitri melonjak tajam. Untuk itu, Pj Bupati menginstruksikan kepada instansi terkait melakukan pengawasan. Apabila stok yang tersedia menipis dimintakan supaya instansi tersebut menginstruksikan kepada agen agar menambahnya. Pj Bupati juga mengingatkan kepada semua pengusaha sembako dan agen supaya tidak menimbun sembako dan barang keperluan Idul Fitri. Tindakan itu dinyatakan melanggar hukum, sebab itu jika ada yang melakukannya dengan tujuan negatif akan ada sanksi tegas. Supaya arus pasokan tidak tersendat, kelancaran arus mobilisasi sembako dan barang keperluan Idul Fitri diingatkan pula senantias diperhatikan. Untuk itu, instansi yang berwenang terhadap hal ini diinstruksikan memberikan kemudahan dan mengutamakan angkutan komoditas jenis ini. ‘’Setiap angkutan sembako dan barang keperluan Idul Fitri harus selalu diutamakan. Jangan sampai dihambat apalagi dihalangi karena jelas menimbulkan dampak luas bagi warga,’’ sebut Pj Bupati.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|












