| S E M P U R N A |
| Jumat, 26 September 2008 | |
Laporan JPNN, MadridReal Madrid mencetak kemenangan fantastis. Menjamu tim promosi Sporting Gijon di Santiago Bernabeu, El Real unggul dengan skor telak 7-1. Untuk sementara ini adalah skor kemenangan terbesar di Liga Primera musim ini. Kemenangan besar di jornada keempat ini seolah sebagai jawaban atas kritikan terhadap performa Raul Gonzales dkk yang kurang meyakinkan di laga-laga sebelumnya. Tidak hanya itu, pertandingan ini juga menjadi jawaban Raul Gonzalez dan Rafael Van der Vaart yang selama ini dikritik. Terutama Raul, dia membuktikan bahwa kemandulannya dalam musim ini, sudah dibuktikannya dengan dua gol. Ini adalah kemenangan ketiga beruntun setelah di laga sebelumnya menang atas Numancia (4-3) dan Racing Santander ( 2-0). Di partai perdana, juara bertahan tumbang di tangan Deportivo La Coruna. Dengan hasil itu, El Real untuk sementara merangsek ke posisi runner-up dengan poin sembilan hasil dari sekali kalah dan tiga kali menang. Van der Vaart menjadi bintang kemenangan dengan membukukan hattrick. Gelandang yang diboyong dari Hamburg ini mencetak gol masing-masing di menit ke-18, 33, dan 47. Raul sendiri mengakhiri kemandulannya dengan golnya masing-masing menit ke-59 dan 64. Sedangkan dua gol El Real lainnya dicetak Gonzalo Higuain menit ke-37 dan Arjen Robben menit ke-51.Tim tamu mencetak satu gol hiburan lewat Kike Mateo menit ke-54. “Ini adalah kemenangan penting. Tim bermain bagus dab mencetak banyak gol. Tapi kami tidak boleh lupa diri. Tim harus terus memperahankan performa seperti ini,” kata Benrd Schuster, pelatih Real Madrid seperti dilansir situs Goal. “Ini adalah skor tertinggi yang kami buat musim lalu dan sekarang kami bisa mengulangnya lagi. Kami tidak pernah ragu akan hal itu. Sangat penting bagi Raul untuk mencetak gol lagi. Sekarang kami harus menyikapi segala sesuatu sembari terus meningkatkan banyak hal lagi,” sambungnya. Musim lalu, Real Madrid menang dengan skor 7-0 atas Real Valladolid. Bagi Sporting Gijon, kekahalan ini kian menenggelamkan mereka didasar klasemen. Belum satu poin poin diraih tim besutan Manuel Precioado ini karena selalu kalah di empat laga yang sudah dijalani. Dari empat pertandingan ini gawang Gijon bobol 19 kali dan memasukkan 6 gol. Tapi, Preciado tetap optimis timnya bakal bisa mengakhiri episode negatif ini. “Setelah empat laga, tak satupun pemain kami yang KO atau masuk ruang ICU. Sangat menjengkelkan menyaksikan gawang kami kebobolan 13 kali hanya dalam tiga hari. Tapi kami akan bangkit karena pertandingan lain sudah menanti. Setelah ini kami akan main di kandang menjamu Villarreal. Itu saatnya bagi kami untuk start lagi,” cetusnya. Villareal ke Puncak Sementara itu, konsistensi Villarreal musim lalu bertahan hingga awal-awal musim ini. Tim yang musim lalu berhasil menjadi runner-up Liga Primera itu tampil mengesankan di empat laga pembuka. Hasil tiga kali menang dan sekali seri ditorehkan tim berjuluk Kepal Selam Kuning itu. Dengan poin 10, untuk sementara Villarreal bertengger di puncak klasemen sementara mengungguli Madrid. Kepastian Villarreal nangkring di puncak klasemen sementara setelah dinihari kemarin, di kandang sendiri, Estadio El Madrigal, menang 2-0 atas Racing Santander. Dua gol kemenangan tim besutan Manuel Pellegrini itu didonasikan oleh Joan Capdevilla menit ke-28 dan Joseba Llorente empat menit berikutnya. ”Saya sangat percaya diri sejak bergabung dengan tim ini. Sangat normal jika bisa mencetak gol bakal bisa menaikkan moral bertanding,” kata Joseba Llorente, striker baru Villarreal yang mencetak satu gol dini hari kemarin. Mantan tukang gedor Real Valladolid itu sejauh ini sudah mencetak dua gol di empat laga pertamanya. Keberhasilan menjadi pemuncak klasemen jelas membuat Marcos Senna dkk senang dan bangga. Namun entrenador Manuel Pellegrini mengaku tak terlalu memedulikannya. Pelatih 55 tahun asal Cili itu menyatakan lebih peduli dan mementingkan konsistensi performa tim dibanding posisi. “Untuk saat ini, saya tidak peduli dengan posisi tim di klasemen sementara. Yang jadi kepedulian saya adalah bagaimana caranya tim terus tampil baik dan terus memetik kemenangan,” ujar Pellegrini seperti dilansir situs Goal. Sementara itu, Barcelona berhasil meneruskan episode positifnya. Setelah menang telak 6-1 atas tua rumah Sporting Gijon, dinihari kemarin di kandang sendiri Barca menang 3-2 atas Real Betis. Ketiga gol Barca masing-masing dicetak oleh Samuel Eto’o menit ke-17 dan 22 serta Eidur Gudjohsen menit ke-80, sedang gol balasan Betis dibuat oleh Fabian Monzon menit ke-57 dan Jose Mari menit ke-67. (ali/hbk) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|


Laporan JPNN, Madrid

